✅ Ruang Direktur Pembinaan Usaha Hulu
✅ Ruang Direktur Pembinaan Usaha Hilir
✅ Ruang Sekretaris Ditjen Migas
Dari ketiga ruangan tersebut, penyidik menyita berbagai dokumen dan perangkat elektronik yang diduga berisi bukti praktik korupsi minyak mentah.
"Penyidik menyita lima dus dokumen, 15 unit ponsel, satu laptop, serta empty soft file yang akan dianalisis lebih lanjut," ujar Harli.
Baca Juga: Kejati NTT Diminta Lidik Kasus Dugaan Korupsi Penarikan Panjar Rp1,5 Miliar Bank NTT
4. Kasus Masih dalam Tahap Penyidikan Umum
Meski telah menyita berbagai barang bukti, Harli menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyidikan umum.
Kejagung masih terus mendalami keterlibatan berbagai pihak dan menganalisis dokumen serta barang elektronik yang disita.
"Penggeledahan ini adalah bagian dari langkah penyidikan untuk membuat perkara ini semakin terang," pungkas Harli.
Dengan temuan-temuan ini, Kejagung semakin dekat untuk mengungkap siapa saja aktor utama di balik dugaan korupsi minyak mentah ini.***