NTTHits.com, MAUMERE – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Maumere mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membeli tiket kapal melalui media sosial. Langkah ini dilakukan untuk mencegah maraknya penipuan, terutama menjelang arus mudik liburan sekolah.
Kepala Cabang Pelni Maumere, Edwin Kurniansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menjual tiket melalui platform seperti Facebook maupun TikTok. “Kami mengimbau kepada calon penumpang untuk tidak membeli tiket dari media sosial seperti Facebook atau TikTok agar terhindar dari penipuan,” ujarnya.
Ia menekankan, seluruh transaksi resmi hanya dilakukan melalui kanal yang telah ditentukan, seperti aplikasi Pelni Mobile, situs resmi Pelni, loket penjualan di kantor cabang, maupun agen perjalanan resmi mitra Pelni. Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari pembelian tiket melalui calo.
Baca Juga: Tiket Diskon 30 Persen PELNI Ludes Lebih Cepat, Antusias Mudik Lebaran di Maumere Meningkat
Sosialisasi Masif, Penipuan Masih Terjadi
Edwin mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi, baik secara langsung kepada masyarakat, melalui media sosial resmi, maupun pemasangan spanduk. Namun, masih ditemukan calon penumpang yang tertipu karena tergiur membeli tiket dari sumber tidak resmi.
“Kami tidak henti-hentinya mengingatkan, tetapi masih ada yang membeli dari media sosial,” katanya.
Imbau Pesan Tiket Lebih Awal
Selain soal keamanan transaksi, Pelni juga mengingatkan calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih matang dengan memesan tiket jauh hari sebelum keberangkatan, khususnya menjelang lonjakan penumpang saat liburan sekolah.
Penumpang juga diminta datang ke pelabuhan minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan kapal guna menghindari keterlambatan. “Masih ada penumpang yang kurang memperhatikan waktu, sehingga berujung tertinggal kapal,” tambah Edwin.
Baca Juga: Hingga 10 Januari 2026, PELNI Masih Berlakukan Diskon 20 Persen Tiket Kapal Penumpang
Data Penumpang Terbaru
Sementara itu, aktivitas penumpang di Pelabuhan Lorens Say Maumere terpantau normal. Pada Sabtu (18/4/2026), kapal KM Siguntang mencatat sebanyak 799 penumpang turun dan 399 penumpang naik.
Pelni berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pembelian tiket resmi, potensi penipuan dapat ditekan dan perjalanan laut selama musim liburan tetap aman serta nyaman.***