Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Jalan Kaki ke Kantor, Kirim Pesan Hidup Sehat dan Hemat Energi

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Selasa, 14 April 2026 | 16:18 WIB
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Jalan Kaki ke Kantor, Kirim Pesan Hidup Sehat dan Hemat Energi. (JP)
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Jalan Kaki ke Kantor, Kirim Pesan Hidup Sehat dan Hemat Energi. (JP)

NTTHits.com, Kupang – Ada pemandangan tak biasa di Kota Kupang, Selasa (14/4/2026) siang. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memilih berjalan kaki dari rumah jabatan menuju Kantor Gubernur NTT di kawasan Jalan El Tari, Kecamatan Oebobo.


Sekitar pukul 11.17 Wita, Melki melangkah santai menempuh jarak kurang lebih 1 hingga 1,5 kilometer di bawah terik matahari. Tanpa pengawalan kendaraan dinas, ia tampak menikmati perjalanan sambil sesekali memperhatikan aktivitas lalu lintas di sekitarnya.


Di sela langkahnya, Melki menegaskan bahwa aktivitas tersebut bukan sekadar spontanitas, melainkan bagian dari upaya menjaga kebugaran di tengah padatnya agenda pemerintahan. “Bagus juga ini kita jalan kaki begini untuk olahraga kesehatan. Kalau bisa dua atau tiga kali dalam seminggu, bagus itu,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur NTT Turun ke Pasar Oeba, Pastikan Harga Sembako Stabil di Tengah Tekanan Ekonomi Global


Ia menambahkan, menjaga kesehatan tidak harus menunggu waktu khusus. Bahkan, menurutnya, olahraga tetap penting meski dilakukan di siang hari.


Langkah sederhana ini sekaligus menyampaikan pesan kuat bahwa mobilitas pejabat tidak selalu harus bergantung pada fasilitas kendaraan dinas. Dalam konteks yang lebih luas, aksi tersebut juga menjadi simbol efisiensi energi, terutama di tengah dinamika global yang turut memengaruhi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).


Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi NTT telah lebih dulu menerapkan kebijakan penghematan energi melalui sistem Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat, yang mulai diberlakukan sejak 10 April 2026. Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat sebagai bagian dari strategi pengendalian penggunaan BBM di daerah.

Baca Juga: Gubernur NTT Sebut Program MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan, Tapi Gerakkan Ekonomi dan Turunkan Kemiskinan


Lebih dari sekadar kebijakan, aksi berjalan kaki ini juga mencerminkan gaya kepemimpinan yang humanis. Melki menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak harus selalu tampil dengan simbol formal, tetapi bisa hadir melalui tindakan sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat.


Ia menyadari langkah tersebut bisa memunculkan berbagai persepsi publik. Namun baginya, yang terpenting adalah memberi contoh nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil.


Aksi ini pun menjadi sinyal bagi jajaran birokrasi bahwa bekerja tidak selalu identik dengan penggunaan fasilitas negara secara maksimal, melainkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.


Di tengah kesibukan dan tuntutan kerja yang tinggi, langkah kaki Gubernur Melki siang itu menjadi simbol sederhana namun bermakna—bahwa kepemimpinan bisa hadir lebih dekat, lebih hemat, dan tetap berdampak bagi masyarakat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X