NTTHits.com, Kupang - Pemegang saham seri B Bank NTT, Amos Corputty mengatakan paling utama atau mendesak yang harus dilakukan untuk selamatkan Bank NTT, hanya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).
"Bisa saja, RUPS biasa, setelah itu dilanjutkan dengan RUPS LB," kata Amos kepada wartawan, Kamis, 23 Februari 2023.
Menurut dia, sudah ada beberapa pemegang saham, yakni Bupati yang menanggapi positif rencana RUPS LB itu. Walaupun ada juga yang tanggapi negatif.
Baca Juga: Kasus Ketum Araksi NTT. Kajari TTU : Ada Temuan Aliran Uang Miliaran Rupiah ke Rekening Alfred Baun
"Ada Bupati yang tanggapi positif dan ada juga yang negatif untuk gelar RUPS-LB," katanya.
Namun dia tidak menyebutkan Bupati atau pemegang saham yang menanggapi positif dan negatif untuk RUPS LB itu.
Menurut dia, sesuai aturan RUPS LB bisa digelar, jika 10 persen pemegang saham mengusulkan untuk menggelarnya. "Kami pemegang saham hanya nol sekian persen, minimal 10 persen," katanya.
Sebelumnya, Amos sudah mengajak pemegang saham untuk segera menggelar RUPS LB.
Baca Juga: Sedang Bekerja di Sawah, Seorang Ibu di Belu NTT Tewas Tersambar Petir
"Mari bapak-bapak Bupati, mari kita selamatkan Bank NTT agar bank ini tidak dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggunjawab lagi," kata Amos.
Menurut dia, satu-satu jalan agar kondisi ini bisa diperbaiki, maka segera gelar RUPS LB.
Dia juga meminta pemegang saham untuk melakukan evaluasi kinerja direksi dan komisaris, sehingga bisa diketahui mana yang baik dan buruk.
"Kita harusnnya lakukan evaluasi, seperti pak Izhak baru satu sudah diberhentikan. Sekarang Alex sudah 2 tahun lebih. Harusnya kita bisa evaluasi, melihat mana yang baik. Saya bisa bedakan itu, karena saya lihat bukan tambah baik, tapi tambah jelek," tegasnya.***