Fakta Tiga Persoalan di Bank NTT yang Disebut Hoax

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 1 Februari 2023 | 08:23 WIB
Bank NTT
Bank NTT

NTTHits.com, Kupang - Sejumlah media di NTT belum lama ini memberitakan terkait persoalan yang terjadi di Bank NTT, diantaranya belum terpenuhinya modal inti sebesar Rp3 triliun pada 2024, perjalanan dinas Komisaris, Direksi, karyawan dan mitra kerja Bank NTT yang mencapai Rp17,4 miliar serta belum adanya ijin mobile dan internet banking dari Bank Indonesia.

Tiga persoalan ini disebut sebagai pemberitaan hoax atau berita bohong. Namun dari tiga persoalan ini tidak ada satu pun yang dibantah manajemen Bank NTT. Fakta atau hoax??

Faktanya pertama terkait modal inti Rp3 triliun yang belum tercapai.

Baca Juga: Minus Rp700 M, Wagub Rahasiakan Strategi Pemenuhan Modal Inti Bank NTT

Direktur IT dan Operasional Bank NTT, Hilairius Minggu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD NTT dengan Bank NTT pada 10 Januari 2023 <span;>membenarkan pemenuhan modal inti sebesar Rp3 triliun pada 2024, Bank NTT masih kekurangan dana sebesar Rp700 miliar.

"Kami masih kekurangan modal inti sebesar Rp700 miliar," kata Hilarius saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD NTT, Selasa, 10 Januari 2023.

Fakta kedua, terkait biaya perjalanan dinas Komisaris, Direksi, karyawan dan mitra kerja yang fantastis, karena nilainya mencapai Rp17,4 miliar.

Baca Juga: DPRD Soroti Kinerja Bank NTT, Dibalik Penghargaan yang Diterima

Data yang dijadikan referensi media terkait biaya perjalanan dinas yang fantastis ini tak pernah dibantah Bank NTT bahwa data tersebut tidak benar.

Fakta ketiga, belum adanya ijin Bank Indonesia terkait layanan internet dan mobile banking Bank NTT.

Bank Indonesia (BI) megeluarkan surat, No 25/2/DSSK/Srt/Rhs, tanggal 2 Januari 2023 dengan perihal Pengenaan Sanksi terhadap Penyelenggaraan Layanan Mobile Banking dan Internet Banking Bank NTT yang Belum Memperoleh Persetujuan Bank Indonesia.

Surat tersebut ditandatangani Direktur Eksekutif Departemen Sistim Keuangan BI Perwakilan NTT, Y. Budiatmaka.

Baca Juga: MTN Bank NTT Rp50 Miliar, KOMPAK Pertanyakan Komitmen OJK

Bank Indonesia membenarkan adanya sanksi kepada Bank NTT terkait layanan internet dan mobile banking Bank NTT.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, Daniel Agus Prasetyo membenarkan Bank Indonesia mengenakan sanksi bagi Bank NTT terkait izin layanan Mobile dan Internet Banking.

"Jadi memang benar Bank Indonesia mengenakan sanksi ke Bank NTT," kata Daniel yang dikonfirmasi media ini, Senin, 16 Januari 2023.

Pemberian sanksi ini, menurut dia, merupakan hasil temuan pemeriksaan dan sudah dikonfirmasi dengan Bank NTT. Pengenaan sanksi sudah dilakukan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Fakta lainnya, bagian pengawasan Bank NTT diminta untuk menggali informasi terkait bocornya data-data tersebut dari Bank NTT.

Yang jadi pertanyaan, dimana Badai dan Gelombang Hoax yang melanda Bank NTT???***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X