NTTHits.com, Kefamenanu - Perwakilan warga Desa Seo, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), membuat pengaduan terkait pengelolaan Dana Desa Seo kepada Bupati TTU dan Aparat Penegak Hukum.
Kepada awak media, Petrus Lopo Nufa, yang melayangkan laporan mengatakan,
pihaknya mengadukan sejumlah bantuan yang dialokasikan dari dana Desa Seo yang diduga bermasalah.
"Kami melaporkan sejumlah bantuan yang dialokasikan dari dana Desa Seo yang diduga bermasalah", ungkap Petrus didampingi seorang rekannya, Senin, 13 Maret 2023.
Baca Juga: Polemik OTT Ketum Araksi NTT. Adi Mesakh : Saya Tidak Sebut OTT Rekayasa, Ada Bukti Uang.
Ia menjelaskan, pada perencanaan awal alokasi bantuan ternak babi tahun anggaran 2022, bantuan tersebut dialokasikan kepada 165 Kepala Keluarga dengan harga ternak babi Rp. 1.000.000 per ekor.
Namun dalam pelaksanaannya direalisasikan hanya 94 ekor ternak babi, sedangkan sisanya belum direalisasikan hingga saat ini.
Pada 10 Maret 2023, masyarakat mendatangi kantor Desa Seo untuk menanyakan bantuan babi yang belum terealisasi. Tetapi Kades Seo memberikan penjelasan dana sisa bantuan ternak Babi ini telah dimasukkan ke dalam Silpa.
Baca Juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Empat Terduga Pelaku di Belu Terancam 15 Tahun Penjara
Masyarakat kemudian mendatangi Dinas PMD untuk menanyakan hal tersebut namun, pihak Dinas terkait menjelaskan bahwa, khusus untuk Desa Seo belum memasukkan laporan realisasi, Silpa Tahun Anggaran 2022.
Dijelaskan lebih lanjut, ada beberapa item kegiatan yang tidak terlaksana dengan baik pada tahun 2020
"Bantuan renovasi rumah tidak layak huni bagi warga Desa Seo sebanyak 34 unit dengan alokasi anggaran perunit Rp. 7.500.000, tidak terlaksana dengan baik", kata Petrus.
Bantuan renovasi rumah tidak layak huni ini pada tahun 2020, katanya diberikan kepada Kepala Desa Perangkat Desa dan BPD, sisanya diberikan kepada masyarakat.
Kemudian, pada tahun 2021, Pemdes Seo mengalokasikan renovasi rumah tidak layak huni bagi 32 Kepala Keluarga dengan pagu anggaran perunit Rp. 6.000.000 namun Pemdes hanya membangun beberapa unit saja.
Sedangkan sisanya masih dalam proses pengerjaan.
Ia menuturkan, pada tahun 2022, Pemdes Seo mengalokasikan bantuan rumah tidak layak huni sebanyak 34 unit dengan pagu anggaran sebesar Rp. 6.000.000 perunit, di mana Kepala Desa dengan inisiatifnya sendiri mengarahkan masyarakat untuk membangun dapur sehat. Namun, yang tertera di dalam RKPDes adalah bantuan renovasi Perumahan.