Teguhkan Jiwa Korsa, Kejati NTT Peringati HUT ke-74 PERSAJA dengan Semangat Penegakan Hukum Humanis dan Berintegritas

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 14 Mei 2025 | 13:24 WIB
Kejati NTT gelar upacara HUT Persaja. (Humas Kejati NTT)
Kejati NTT gelar upacara HUT Persaja. (Humas Kejati NTT)

NTTHits.com, Kupang – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Upacara Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) saat seluruh insan Adhyaksa memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), Rabu pagi pukul 07.00 WITA.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kejati NTT Zet Tadung Allo, S.H., M.H., sebagai Inspektur Upacara, peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momen refleksi bagi seluruh jaksa di NTT.

Dengan mengusung tema nasional “PERSAJA Bersinergi Mendukung Institusi Wujudkan Asta Cita Penegakan Hukum,” upacara ini dihadiri Wakajati NTT Ikhwan Nul Hakim, Kajari Kota Kupang Hotma Tambunan, para pejabat utama Kejati NTT, serta seluruh jajaran Kejati dan Kejari Kota Kupang.

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan Desak Panglima TNI Cabut Surat Perintah Pengerahan Personil di Lingkungan Kejati dan Kejari

Dalam amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. ST. Burhanuddin, S.H., M.M., M.H., yang dibacakan Kajati Zet Tadung Allo, ditekankan bahwa peringatan HUT PERSAJA adalah saat tepat untuk mengukur seberapa jauh integritas, profesionalisme, dan adaptasi para jaksa dalam menjalankan amanah penegakan hukum yang berkeadilan.

PERSAJA: Motor Reformasi Hukum Nasional

Jaksa Agung menyoroti peran strategis PERSAJA sebagai penggerak transformasi institusi kejaksaan yang lebih modern, akuntabel, dan humanis. PERSAJA aktif dalam sosialisasi KUHP Nasional, penyusunan RUU KUHAP, hingga uji publik untuk mencegah disparitas hukum.

“PERSAJA bukan hanya wadah profesi, tapi menjadi garda depan reformasi hukum pidana nasional,” tegas Kajati saat menyampaikan amanat.

Baca Juga: Kejati NTT Tahan Dirut PT Jamkrida, dan 6 Tersangka terkait Kasus Dugaan Korupsi

Makna Lambang dan Jiwa Korsa

Peringatan ini juga menjadi pengingat akan makna lambang PERSAJA yang sarat filosofi: timbangan keadilan, pedang keberanian, sayap semangat, dan Trapsila Adhyaksa – Satya, Adhi, Wicaksana – sebagai fondasi karakter seorang jaksa.

Jiwa korsa dan solidaritas disebut sebagai elemen penting yang menyatukan seluruh jaksa dalam menjalankan tugas demi keadilan dan kepentingan publik.

Hadapi Tantangan Global, Tingkatkan Profesionalisme

Menghadapi era globalisasi dan digitalisasi, Jaksa Agung menekankan pentingnya peningkatan kapasitas jaksa hingga ke level internasional, termasuk melalui keikutsertaan dalam organisasi global seperti IAP. Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan jaksa juga menjadi poin penting demi menjaga integritas dan semangat pengabdian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X