Transparansi Dana Desa, Kejari TTU Lakukan Evaluasi di Fatuana

photo author
- Kamis, 13 Februari 2025 | 12:34 WIB
Evaluasi di desa Fatuana tentang transparansi dana desa oleh Kejari TTU (Dok. Kejari TTU)
Evaluasi di desa Fatuana tentang transparansi dana desa oleh Kejari TTU (Dok. Kejari TTU)

 

NTTHits.com, Kefamenanu - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) melakukan evaluasi dan monitoring terhadap proyek yang didanai oleh Dana Desa di Fatuana, Rabu, 12 Februari. 

Langkah ini bertujuan memastikan anggaran digunakan secara tepat dan transparan untuk kesejahteraan masyarakat.  

Kunjungan ini dipimpin Kasi Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip, S.H, dan Kasi Datun Arif Mulyana Kurniawan, S.H., M.H.

Setelah melakukan diskusi di kantor desa, tim Jaksa bersama Kepala Desa Fatuana, Marianus Naimasu, meninjau langsung sejumlah proyek yang telah dibangun dengan Dana Desa Tahun Anggaran 2024.  

Baca Juga: Sengketa Pilkada Kabupaten Belu di Mahkamah Konstitusi Segera Memasuki Babak Akhir

Dalam pemeriksaan lapangan, tim mengevaluasi beberapa proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan lingkungan di Dusun IV, rumah layak huni di beberapa dusun, serta jalan usaha tani di Dusun I dan Dusun II. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap program pengadaan ternak sapi sebanyak 30 ekor.  

Kasi Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip, mengungkapkan bahwa evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Pemerintah Desa Fatuana. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa beberapa proyek bahkan memiliki volume lebih dari yang tercantum dalam Rancangan Anggaran dan Belanja (RAB).  

"Kami apresiasi kepala desa yang sudah tertib dalam pengelolaan anggaran. Kami berharap administrasi juga semakin baik agar pelaporan lebih transparan, tidak hanya berdasarkan RAB tetapi juga kondisi riil di lapangan," ujarnya.  

Sementara itu, Kepala Desa Fatuana, Marianus Naimasu, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tim kejaksaan.

Menurutnya, evaluasi ini membantu pemerintah desa untuk lebih teliti dan optimal dalam mengelola anggaran.  

"Kami senang bisa dievaluasi dan dimonitoring oleh jaksa. Dengan begini, kami bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan Dana Desa ke depan," tuturnya.  

Baca Juga: Status Bebas Pidana Vicente Hornai Gonsalves, Eks Terpidana Larikan Anak Gadis Dibahas Dalam Sidang MK

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024, Pemdes Fatuana telah mengalokasikan anggaran untuk beberapa program, antara lain:  

Pertama, Rp 80 juta untuk pembangunan 6 unit rumah baru dan 2 unit rumah rehabilitasi  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X