Lima Ketua Suku
NTTHits.com, Kefamenanu - Lima Ketua Suku / Tokoh Masyarakat di Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mulai berembuk untuk menggusur bangunan Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Biboki Utara jika pihak Polsek tidak menemukan solusi penyelesaian masalah kepemilikan tanah.
Pernyataan tegas itu disampaikan Tokoh Masyarakat Silvester Areu kepada NTTHits.com, Jumat, 8 November 2024 di Lurasik.
Rencana penggusuran Kantor Polsek Biboki Utara, disebabkan tanah yang diberikan orang tuanya sejak puluhan tahun silam untuk bangun Kantor Polsek bukanlah tanah tempat berdirinya Kantor Polsek saat ini.
Penyerahan tanah oleh orang tuanya, alm. Fransiskus Taek Asuri jelasnya, pada tahun 1963.
"Alm. Fransiskus Taek Asuri yang adalah bapak saya, menyerahkan tanah ke Dandis, Komandan Distrik (sekarang Polsek) pada tahun 1963.
Penyerahan tanah itu atas permintaan Fetor Zakarias Abatan Monemnasi melalui temukung Meak Asuri. Tapi tidak semuanya diserahkan. Hanya 1 hektar bagian Barat untuk bangun Kantor Dandis", beber Silvester.
Lanjutnya, tanah seluas 1 hektar lebih yang diberikan alm. Fransiskus Taek Asuri dulunya dibangun Kantor Dandis, dirubah menjadi asrama.
Dan untuk pembangunan Kantor Polsek, diminta lagi.
"Tahun 1983, dikasih tanah lagi untuk dibangun sementara Kantor Polsek. Itu untuk sementara saja sehingga sekarang harus digusur jika tidak ada niat menyelesaikan dengan baik dari pihak Polsek.
Juni Tahun 1999 kita gugat, tapi tidak ada respon dari Polsek setempat hingga sekarang", ungkap Silvester.
Ia kembali mengulas bagaimana saat ada upaya menggugat tanah milik masyarakat yang dipinjamkan, kemudian tidak ada pihak yang merespon malah diturunkan anggota 3 unit dalmas ke Polsek Biboki Utara.
"Pernah setelah digugat pada tahun 2014, 3 unit dalmas penuh anggota malah dikerahkan ke Polsek Biboki Utara untuk berhadapan dengan masyarakat. Bagaimana anggota dikerahkan lagi untuk berhadapan dengan masyarakat yang punya hak atas tanah itu", tandas Silvester.
Senada dengan Silverter Areu, Robertus Bouk dari Suku Bukifan dan Silvester Asuri dari Suku Asuri menolak klaim pihak Polsek Biboki Utara.
Baca Juga: Diduga Lakukan Pembohong Publik, Rudi Soik Akan Lapor Polda NTT ke Mabes Polri