Tim dari Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) terus bekerja secara maraton dalam mengusut tuntas kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Dana Reses DPRD TTU Tahun 2020 sebesar Rp2,6 miliar.
Terbukti, Pasca melakukan Permintaan Keterangan dari Staf Kesekretariatan DPRD TTU, Tim Penyidik Kejari TTU meminta keterangan terhadap sejumlah Anggota DPRD TTU dalam sepekan terakhir ini.
Baca Juga: 62 Orang Korban Meninggal dan 10 Dinyatakan Hilang Akibat Bencana Banjir Lahar Sumatra Barat
Sesuai Data yang Dihimpun Wartawan, Sebanyak 27 Anggota DPRD TTU sudah memberikan keterangan kepada Tim Penyidik Kejari TTU sedangkan 1 Orang Lain belum memenuhi Undangan dari Jaksa dengan alasan sakit.
Selain itu, Tim Penyidik Kejari TTU juga telah mendatangi Kantor DPRD TTU dan meminta sejumlah dokumen penting terkait pengelolaan Dana Reses DPRD TTU 2020 sebanyak Rp2,6 miliar.
Permintaan Langsung Dokumen di Kantor DPRD TTU tersebut lantaran dokumen - dokumen itu tidak disertakan oleh staf Kesekretariatan DPRD TTU maupun Anggota DPRD TTU saat memberikan keterangan kepada Tim Penyidik Kejari TTU.
Baca Juga: Kadin Award 2024 : Eight Feet Raih Penghargaan Penyedia Jasa Perawatan Sepatu Terbaik se NTT
Sehingga, Tim Penyidik Kejari TTU berkoordinasi dengan Sekertaris Dewan dan langsung mendatangi Kantor DPRD TTU dan mengamankan sejumlah dokumen penting terkait pengelolaan Dana Reses DPRD TTU.
Sesuai Data yang Dihimpun Wartawan dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan bahwa Alokasi Dana Reses untuk 30 Anggota DPRD Kabupaten TTU untuk setiap kali reses pada tahun Anggaran 2020 tersebut senilai kurang lebih 28 Juta Rupiah.
Dalam Setahun itu, Setiap Anggota DPRD Kabupaten TTU wajib melaksanakan reses sebanyak 3 Kali. Dengan Demikian, Setiap Anggota DPRD TTU Dijatahi sebanyak kurang lebih Rp.84 juta. Untuk itu, Total Dana yang dihabiskan dalam kegiatan reses di Tahun 2020 itu sebanyak Rp2,6 miliar Lebih.
Dari 30 Anggota DPRD TTU, Terdapat Sebanyak 28 Anggota DPRD TTU yang menggunakan dana Reses DPRD TTU Tahun 2020 sedangkan Dua Anggota DPRD TTU lainnya saat itu mengundurkan diri maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati TTU pada Pilkada TTU 2020 lalu. (*)