Dugaan Pemerasan Kapolres Belu Terbongkar. Uang di Transfer ke Bank BCA dan BRI Diduga Rek Anggota. Simak Sumber Uang Diduga Hasil Pemerasan AKBP Ini.

photo author
- Kamis, 2 Mei 2024 | 19:12 WIB
Dugaan pemerasan Kapolres Belu, Richo Simanjuntak ke pengusaha Belu. Uang Ditransfer ke rekening Bank BCA dan BRI Diduga milik anggota kepercayaan. (Jude Lorenzo Taolin)
Dugaan pemerasan Kapolres Belu, Richo Simanjuntak ke pengusaha Belu. Uang Ditransfer ke rekening Bank BCA dan BRI Diduga milik anggota kepercayaan. (Jude Lorenzo Taolin)

"Keberingasan dan penyalahgunaan kekuasaan yang dimiliki bapak Kapolres Belu, telah merusak kewibawaan dan citra institusi Polri di Kabupaten Belu," sambungnya lagi.

Dalam tulisan itu disebutkan, sebagai institusi besar yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom, realitanya adalah perampok dan pemeras. Penjahat terbesar dan terakus yang melakukan kejahatan secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Semua dilakukan dengan menggunakan kekuasaan mereka melalui pemerasan untuk semua sektor pelaku usaha dengan nilai uang mulai ratusan ribu rupiah hingga ratusan juta rupiah per obyek.

"Pemerasan ini dilakukan di segala sektor usaha. Mohon maaf saya tidak bisa sebutkan jenis usaha karena ketakutan yang akan intimidasi dengan berbagai alasan hukum untuk membuat psikis kami terganggu," tulisnya.

"Bapak Kapolres yang terhormat bersama anggota, belum cukupkah gaji yang bapak dapatkan rutin setiap bulan tanpa harus memeras dari kami," tambahnya.

Baca Juga: Mantapkan diri Maju Pilkada 2024, Alfons Loe Mau ; Terpanggil Membangun Daerah Belu

Dengan kondisi ini, para pengusaha hanya bisa bertahan untuk bisa survive, di tengah kondisi ekonomi pasca-Covid.

Pengusaha juga harus utang kepada koperasi mingguan dengan bunga tinggi ataupun kepada bank agar bisa bertahan melanjutkan usaha kami.

"Bisakah bapa bayangkan betapa sakit hati dan perihnya hati kami saat kami harus menyetorkan sejumlah uang yang telah bapak-bapak targetkan," tulisnya.

"Kami mendoakan dan meminta doa dari, bapa uskup, bapak ibu pendeta, semua tokoh agama lain dan semua masyarakat di Kabupaten Belu. Semoga Tuhan memberikan perlindungan dan keselamatan bagi bapak - bapak sekeluarga, menikmati semua hasil darah keringat kami," tulisnya lagi.

Baca Juga: Frans Aba Daftar Balon Gubernur ke PKB NTT

Dalam surat itu juga, tertulis Kapolres Belu yang dituding melindungi perjudian di Kabupaten Belu, asal ada setoran jelas. Perjudian marak di berbagai tempat termasuk dalam pasar.

"Demikian curahan hati kami, kami bersuara atas nama semua pelaku usaha di Kabupaten Belu, karena ketakutan akan diintimidasi lebih kejam dari kondisi saat ini, bila mereka mengetahui ada yang melaporkan sehingga pelapor tersebut tidak bisa lagi melanjutkan usaha di Belu. Biarlah dengan surat ini semua orang di Belu dan di Indonesia tahu betapa bobrok dan hancurnya institusi ini," tulisnya.

Hingga saat ini, belum diketahui, siapa pengusaha yang membuat surat tersebut. Surat itu hanya tertulis pengirimnya dari pelaku usaha dan masyarakat yang tertindas. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X