Dugaan Pemerasan Kapolres Belu Terbongkar. Uang di Transfer ke Bank BCA dan BRI Diduga Rek Anggota. Simak Sumber Uang Diduga Hasil Pemerasan AKBP Ini.

photo author
- Kamis, 2 Mei 2024 | 19:12 WIB
Dugaan pemerasan Kapolres Belu, Richo Simanjuntak ke pengusaha Belu. Uang Ditransfer ke rekening Bank BCA dan BRI Diduga milik anggota kepercayaan. (Jude Lorenzo Taolin)
Dugaan pemerasan Kapolres Belu, Richo Simanjuntak ke pengusaha Belu. Uang Ditransfer ke rekening Bank BCA dan BRI Diduga milik anggota kepercayaan. (Jude Lorenzo Taolin)

Kedelapan, Toko - toko bangunan.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, Kapolres melalui anggotanya mengecek ke toko - toko Bangunan apakah menjual produk yang berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI). Sementara tidak semua produk komersial yang beredar di pasaran wajib berlabel SNI.

Baca Juga: Warga Kota Kupang Keluhkan Pola Beli Beras SPHP Bulog di Pasar Wajib Pake KTP

"Belum lama ini, saya sebagai pemilik Toko Bangunan mendapat surat panggilan ke Polres Belu. Semua urusannya tidak dipersulit asalkan ada setoran", aku pemilik salah satu Toko Bangunan di Atambua tanpa menyebut berapa uang negosiasi yang diminta darinya.

Kesembilan, Beberapa Apotek, tempat menjual dan membuat atau meramu obat.

Salah satu apotek, di kota Atambua diduga ikut diperas dalam hal jual beli obat.

Penelusuran wartawan, ada jenis obat tertentu seperti amoxilin yang bisa dibeli bebas di apotek tanpa menyertakan resep dokter. Belum lama ini, salah satu warga Timor Leste mengaku membeli obat amoxilin dalam jumlah banyak sehingga diketahui Kapolres dan pemilik apotek tersebut diperas.

"Bunyinya bukan Rp5 juta atau Rp6 juta tapi bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah", kata sumber terpercaya.

Kesepuluh, Institusi Perbankan.

Kapolres Richo Simanjuntak meminta peningkatan anggaran jasa pengamanan yang tidak wajar, terhadap beberapa instansi perbankan di kota Atambua, Kabupaten Belu.

Namun pihak bank tidak memenuhi permintaan tersebut, sehingga personil yang bertugas melakukan pengamanan di beberapa Instansi Perbankan ditarik kembali oleh Kapolres padahal sebelumnya telah beberapa kali menerima uang sesuai permintaan Kapolres.

Baca Juga: Kejari Belu Tetapkan Mantan Pj Kades Saenama Tersangka Korupsi Dana Desa

"Permintaan terakhir sudah terlalu besar sehingga ditolak mentah - mentah oleh Pihak Bank dan Kapolres menarik kembali anggota yang melakukan tugas pengamanan di beberapa Instansi Perbankan di Belu", ungkap salah satu pimpinan Bank.

Sebelas, Pengurusan Kredit Macet.

"Otomatis jasa polisi dibutuhkan dalam memproses masalah ini,  namun kerap sengaja diabaikan kecuali ada uang untuk pengurusannya", kata sumber.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X