Dengan diterbitkannya SKCK YN, warga menduga pihak Kepolisian Sektor Noemuti mendapat tekanan dari oknum Pejabat Polres sehingga bisa diterbitkan SKCK bagi YN tanpa mengetahui keabsahan Ijasah Paket C, YN.
Yakobus Lake, salah satu peserta Ujian Semester Paket C di Desa Maubam mengaku YN tidak mengikuti ujian semester bersamanya dan peserta lain di SD Maubam.
"Bagaimana dia ikut Ujian Semester, karena waktu itu dia masih menjabat sebagai Kades. Berarti selama dia menjabat pakai ijasah apa", protes Yakobus Lake.
Antonius Meol pun mulai mencari informasi, ia bertanya kepada beberapa orang tua dan jawabannya, saat mengikuti ujian Paket C di SD Maubam, YN tidak hadir.
Selesai Pemilihan Kepala Desa, Antonius Meol mengakui ia dan figur lainnya kalah dan mereka mengetahui YN berijasah palsu sehingga mereka langsung menyurati Kapolres TTU.
"Waktu itu kami tidak langsung buat laporan, tapi kami bersurat ke Kapolres.
Di SPKT sempat surat kami tidak diterima karena satu dan lain hal.
Selang 1 bulan setelah pelantikan, Kapolres disposisi surat ke Tipiter untuk diproses", ungkap Antonius.
Diketahui, pelapor dugaan Ijasah Palsu YN, sebanyak 14 orang dan 8 orang yang telah diambil keterangan.
Para pelapor mengatakan pihak mereka juga sempat membuat pengaduan ke Pemda setempat tapi tidak ditindaklanjuti hingga sekarang.
"Kami juga sempat ke Pemda buat pengaduan tapi tidak ada tindak lanjut sampai sekarang", kesal para pelapor.
Kasat Reskrim, Iptu Djoni Boro yang dikonfirmasi melalui Penyidik Aiptu Daniel Tutkey mengatakan telah memeriksa beberapa saksi dan hasilnya ijasah YN tidak ada masalah.
"YN ikut ujian di SMP Putri waktu itu dan ada daftar hadirnya", jawab Daniel Tutkey.
Namun dibantah Yakobus Lake. "Lebih jelas bisa ditanyakan ke bapak Agus dari Dinas yang monitoring saat itu", tandas Yakobus Lake.
Menurut Yakobus Lake, pihak Dinas mengetahui bahwa mereka memgikuti Ujian Semester di SD Maubam. Bukan Ujian Akhir Semester. Kalau bilang Ujian Akhir kenapa kami tidak dapat ijasah sampai hari ini, sementara YN bisa dapat ijasah", protes Yakobus Lake.