"Oknum anggota yang bernama pak Geri Taslulu sempat menarik kerah baju saya. Dia sebut namanya dan bilang, kau kenal saya atau tidak, saya ini polisi bernama Geri Taslulu", ungkap Saksi.
Ia menambahkan, oknum polisi tersebut berbicara sambil memegang senjata, bahkan sempat beberapa kali mengeluarkan suara tembakan.
"Sebelumnya, oknum anggota tersebut sudah mengeluarkan tembakan sekitar 6 sampai 7 kali", ujar Saksi.
Ditambahkan saksi, saat oknum anggota tersebut memegang kerah bajunya, ia mencium ada aroma minuman keras dari mulut oknum anggota tersebut.
Warga sekitar turut menjelaskan, setelah kejadian itu oknum anggota buser Polres TTU bersama teman - temannya yang menumpang mobil pick up langsung meninggalkan tempat kejadian ke arah Kota Kefamenanu.
Sebagian besar warga mengatakan, sebelum kejadian berlangsung para pelaku berteriak sambil tertawa lepas di atas mobil Pick Up yang ditumpangi sambil mengeluarkan kata - kata makian.
Anggota Piket bersama Kanit Propam dan Panit Intelkam, saat mendapat informasi tersebut, langsung mendatangi TKP.
Di TKP masih banyak warga sekitar berkemurun namun para pelaku sudah meninggalkan tempat kejadian.
Terkait kasus penganiayaan dan pengrusakan di Kecamatan Insana, Kapolsek Insana, Iptu Ansel Pera belum berhasil dikonfirmasi.
Beberapa kali dihubungi pertelepon namun belum bisa tersambung.(*)