Dia juga mempertanyakan kinerja OJK yang tidak bersuara atas temuan BK RI perwakilan NTT itu. Padahal OJK yang bertanggungjawab membina perbankan di NTT. Pantas saja yang tidak pantas jadi direksi, justru dijadikan pengurus oleh OJK.
"Kemudian OJK, buat apa sekian lama tahun, padahal sudah terbuka di media. Tidak pernah keluarkan suara, jangan biarkan ini sampai hancur dulu baru dia turun. Baca saja temuan BPK, benar atau tidak? Tidak ada suara dari OJK. Yang tidak pantas jadi pengurus, OJK kasih jadi pengurus," katanya.
Dia mencontohkan, Komut saat ini, dari awal sangat ditentangnya, tapi RUPS sudah putuskan, maka dia mengaku ikut saja.
"Apa yg terjadi sekarang, sudah berapa tahun dia disitu. Ada mengawasi dengan baik, tidak ada sama sekali. Bahkan putuskan kontak," katanya.***