Amos: Masalah MTN Bank NTT Bukan Tanggungjawab Direksi, Tapi Kepala Divisi

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 15 Februari 2023 | 20:58 WIB
Amos Corputty
Amos Corputty

NTTHits.com, Kupang - Pemegang saham seri B Bank NTT, Amos Corputty angkat bicara soal kasus MTN Bank NTT ke PT SNP yang merugikan bank tersebut senilai Rp50 miliar.

"Bicara MTN, bukan tanggungjawab Dirut Bank NTT, tapi kepala divisinya," kata Amos Corputty melalui chanel you tube suarafaktahukum pekan lalu.

Dia menyesalkan uang sebanyak itu bisa keluar dari Bank NTT tanpa sepetahuan Direktur Kepatuhan dan terkesan masa bodoh.

Baca Juga: Kajari TTU OTT Ketum Araksi NTT, Alfred Baun di Kota Soe. Uang Rp10 juta Diamankan

"Harusnya dirkep memberikan opini bahwa ini salah dan harus dibatalkan," ujarnya.

Dia menambahkan ketika MTN ini menjadi temuan BPK RI, Plt Dirut waktu itu, Edi Bria mengaku tidak tahu, Dirkep Hilarius juga katakan tidak tahu, padahal uang banyak yang keluar.

"Waktu keluar uang tidak tahu, tapi pas tutup kantor baca semua laporan-laporannya. Oh..ada uang keluar sekian banyak, siapa yg keluarkan? Ikut aturan atau tidak? Faktanya diam sampe hari ini. Saya tidak terima yang seperti itu, saya tidak persalahkan dia siapa. Tapi kenapa diam," tandasnya.

Karena itu, dia mempertanyakan kinerja Kejaksaan yang terkesan diam dengan kasus-kasus Bank NTT.

Baca Juga: Video Mesum Kembali Viral, PolPP Tutup Akses Jembatan Penyebrangan Unika Kupang

"Saya minta aparat hukum jangan diam. Sudah diberitakan bertahun-tahun koq diam saja, khususnya kejaksaan apa dan dimana menegakan keadilan. Jangan tunggu ada laporan baru kerja," tandasnya.

Dia juga mempertanyakan sejumlah kasus Bank NTT yang ditangani kejaksaan yang sudah selesai, sehingga tidak menuduh Direksi atau Komisaris salah.

"Ada berapa persoalan yang ditangani? Berapa yang sudah selasai. Ini dijelaskan ke masyarakat agar mengerti, dan memahami. Jika direksi dan komisaris tidak salah, jangan dituduh, Tapi jika salah, maka jangan dibiarkan atau dipelihara disitu. Dibasmi atau dikasih bersih," tegasnya.

Baca Juga: KPU NTT Turunkan 16.632 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih

"Saya orang nomor satu yang siap membasmi bersih kotor-kotor yang ada didalam. Saya tahu dimana yang kotor-kotor, saya pernah di situ. Kalau mereka tidak tahu, mari saya tunjukan," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X