Dia meminta pemegang saham seri A dan B buat RUPS Luar Biasa minta pertanggungjawaban mereka, dan cari tahu, apa yang sebenarnya terjadi.
"Kalau saya, yang tidak beres, bukan banknya, tapi manusia-manusia di dalam yang melaksanakan operasional bank yang tidak benar, melanggar aturan, tapi dibiarkan dan dipelihara. Itu yang saya tidak setuju. Jadi seharusnya dibersihkan," katanya.
"Siapapun yang mau merusak bank ini. Saya didepan. Mari kita sama-sama jaga Bank NTT ini. Jangan ada perusak- perusak di dalam bank itu," tegasnya.***