NTTHits.com, Kefamenanu - Terungkap dalam sidang lanjutan perkara Ketua Araksi NTT, Alfred Baun di Pengadilan Tipikor Kupang, Hironimus Taolin alias Hemus ternyata memiliki masalah awal dengan Kepala Dinas PUPR Timor Tengah Utara (TTU), Januarius Salem.
Hubungan kemitraan keduanya sebagai seorang Pengusaha dan Kepala Dinas, tidak akur lagi sejak tahun lalu.
Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU, Andrew P. Keya dalam sidang pemeriksaan terhadap saksi Hemus Taolin mengungkap ketidakharmonisan saksi Hemus dan Kadis PUPR sejak tahun 2022.
Baca Juga: Pengelolaan Keuangan Dinilai Baik, 24 Desa di TTU Dapat Tambahan Dana Desa
Sesuai keterangan Januarius Salem yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), diungkapkan, Januarius Salem mengaku mengenal Hemus Taolin sebagai seorang pengusaha di Kabupaten TTU dan sering mengerjakan paket - paket pekerjaan fisik terkhusus pekerjaan jalan dan jembatan di Kabupaten TTU sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2021.
Bahwa pada tahun 2022 sampai dengan sekarang, Hemus Taolin tidak ada mengerjakan paket pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten TTU.
Baca Juga: PPK Pilkades Serentak TTU, Hanya Fokus Pada Sengketa Berita Acara HPS dan Penetapan Kades Terpilih
Disitulah awal memburuknya hubungan kemitraan Hemus Taolin dan Januarius Salem.
“Hubungan saya dengan Hemus Taolin awalnya baik-baik saja semasa ia masih melaksanakan pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten TTU Tahun Anggaran 2011 sampai dengan 2021, dimana kami sering bertegur sapa.
Namun sejak tahun 2022 sampai dengan saat sekarang, ia tidak lagi melaksanakan paket pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten TTU. Kami sudah tidak pernah lagi saling bertegur sapa dengan baik,” beber Januarius Salem dalam sidang terdahulu.
Januarius juga mengaku bahwa Hemus Taolin pernah mengancamnya terkait pekerjaan yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten TTU melalui dua orang Kabidnya yang menjabat sebagai PPK yakni Isodorus dan Anton Abatan.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Pengelolaan Anggaran BPBD Timor Tengah Utara, Dalam Penyelidikan Jaksa
“Ancaman yang disampaikan Hemus Taolin kepada Pak Isodorus bahwa "itu masalah Embung Oenoah dan Jalan Nona Manis, yang bisa tolong kalian hanya Bunda Maria".
Selain itu ancaman yang disampaikan oleh Hemus Taolin kepada Pak Anton Abatan selaku PPK bahwa "Itu pekerjaan dong silakan itu orang dong yang kerja tapi awas kalau sampai besong PHO", ungkap Januarius.
Jalan yang dimaksud dalam ancaman tersebut yakni empat Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan di tahun 2022, berupa Peningkatan Jalan Banulu – Unina, Pekerjaan Jalan Unina – Kaubele, Peningkatan Jalan Oenak – Haekto dan Peningkatan Jalan Desa Strategis Jalan Desa Sunsea Jalan Menuju Pos Perbatasan Nelu Desa Sunsea Kabupaten TTU.