Setelah MT, Muncul Korban Pemerasan Baru, BD Oleh Charly Bakker. Nilainya Rp16 Juta

photo author
- Senin, 13 Maret 2023 | 16:40 WIB
Rumah sekalgus sekretatiat Araksi TTU, saat digeledah jaksa  17 Februari 2023 (Jude Lorenzo Taolun)
Rumah sekalgus sekretatiat Araksi TTU, saat digeledah jaksa 17 Februari 2023 (Jude Lorenzo Taolun)

NTTHits,Kefamenanu - Setelah rekanan CV.Gratia, MT satu lagi rekanan pelaksana pembangunan Rumah Sakit Pratama Ponu, BD mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, mengaku pernah diperas Ketua Araksi TTU, Charly Baker.

BD, diketahui adalah rekanan pelaksana pembangunan Rumah Sakit Pratama Ponu.

Ia mengaku mendapat panggilan telepon dari Ketua Araksi TTU, Charly Bakker, pada akhir Agustus 2022 lalu.

Baca Juga: Kasus Ketum ARAKSI NTT, Lakmas NTT Dukung Kejari TTU Proses Hukum Pengusaha HT

"Charly Baker menelpon saya, menyampaikan bahwa ia sedang berada di lokasi proyek yang dikerjakan oleh saya. Tapi saya tidak menggubris apa yang dikatakan CB karena merasa tidak ada konfirmasi dari dinas teknis.
Tapi selang satu hari kemudian, ada wartawan mengirimkan berita kepada saya via handphone, yang isinya seolah - olah menyudutkan saya sebagai kontraktor. Saya kemudian meminta tolong kepada salah satu teman yang kebetulan kenal dengan baik dengan Charly Baker untuk dipertemukan agar bisa melakukan konfirmasi terkait pemberitaan yang tidak sesuai dengan kenyataan,"jelas BD kepada awak media di Kantor Kejari TTU, Senin, 13 Maret 2023 sore.

Setelah bertemu Charly Baker, BD langsung membawanya ke lokasi proyek dan ke sumber berita agar Charly Baker bisa kembali mengonfirmasi kepada wartawan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Namun, saat itu Charly Baker meminta BD menyetor uang tunai sebesar Rp 6.000.000.

BD langsung menyerahkan uang cash sesuai permintaan Charly Baker saat itu juga.

"Charly Baker mengaku dia membawahi ada lima media. Jadi uang tersebut akan dibagi - bagikan kepada lima orang wartawan dan untuk dia sendiri. Saya kemudian berikan uang cash dalam mobil CB,"ungkap BD.

Baca Juga: Kajari TTU Terbitkan Sprinlid. Pengusaha HT Akan Segera Diperiksa, Dalam Kasus Ketum ARAKSI NTT, Alfred Baun.

Anehnya, aksi pemerasan terhadap BD oleh Charly Baker pun terus berlanjut.

Pada awal September 2022, Charly Baker kembali menelepon BD dan memberitahukan bahwa dari Araksi Provinsi mempertanyakan mengapa berita terkait proyek yang BD kerjakan tiba - tiba hilang.

Charly Baker kemudian meminta lagi uang sebesar Rp 7.500.000 untuk diberikan kepada Ketua Sekretaris dan Bendahara Araksi NTT.

"Karena saya tidak ingin lagi ditekan, maka saya transfer uang sebesar Rp 10.000.000 ke rekening milik anak Charly Baker. Bukti transfernya masih ada di saya,"bebernya.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X