NTTHits.com, Kupang - Komandan Yonif Raider Khusus 744 / Satya Yudha Bhakti (Danyonif RK 744 / SYB), Mayor Inf Eko Novianto Beslar, S.Sos., M.I.P. menyampaikan permohonan maaf kepada Yang Mulia Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr dan seluruh umat Nasrani, juga ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Belu serta seluruh umat Muslim di Belu terkait meriahnya pesta haram judi sabung ayam dan bola guling di dalam markas Batalyon 744 yang berlangsung selama dua hari berturut - turut, Sabtu 8 Maret sampai Minggu, 9 Maret 2025.
Permintaan maaf itu dilayangkan Mayor Eko Novianto Beslar, dalam bentuk video.
Pastor Pelayan Rohani Katolik Militer Polisi Keuskupan Atambua (PASYANMILPOL KA), Romo Yoris Giri mengatakan, permintaan maaf Mayor Eko Novianto didahului dengan pengakuan adanya aktifitas perjudian dalam maskar Batalyon 744/ SYB.
"Setelah ada pengakuan Danyon 744 ) SYB, saya sebagai PASYANMILPOL KA menyampaikan beberapa catatan tegas kepada Danyon 744 / SYB", ucap Romo Yoris.
Pertama, Membuat video pernyataan maaf sebagai klarfikasi bahwa benar di markas 744 terjadi pesta judi sabung ayam dan bola guling. Video permintaan maaf ditujukan kepada Bapak Uskup Keuskupan Atambua dan umat Nasrani, juga kepada umat muslim Belu karena telah menodai bulan suci Ramadon dan masa Prapaskah umat Kristiani.
video permintaan maaf Danyonif 744 / SYB : https://youtu.be/c1SfzViskFM?si=J_AhQXZYbOeUO_r3
Kedua, Okmum militer yg terlibat wajib ditindak dan menjalani disiplin militer.
"Oknum anggota yang terlibat harus ditindak demi menjaga nama baik dan martabat Batalyon 744 / SYB", tegas Romo Yoris.
Ketiga, Ditingkatkan pembinaan rohani mental prajurit, baik Nasrani, Muslim dan Hindu.
Berikut pernyataan maaf Danyon 744/SYB dalam video yang berdurasi 50 detik.
"Selamat sore dan salam sejahtera untuk kita semua. Saya Mayor Inf. Eko Novianto Beslar, selalu Danyonif 744 Samodik menyampaikan permohonan maaf kepada Keuskupan Atambua dan seluruh umat Nasrani serta umat Muslim Atambua sehubungan dengan beredarnya informasi adanya kegiatan judi sabung ayam di markas Batalyon.
Saat ini sedang saya lakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut dan bila ternyata ada keterlibatan anggota maka proses pemeriksaan dan tindakan disiplin akan saya laksanakan dengan tegas.
Demikian yang saya sampaikan, atas nama Batalyon Infanteri 744 Samodok , sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Terimakasih".