NTTHits.com, Alor – Bentrokan antar pemuda dari Kelurahan Wetabua dan Kampung Baru, Kelurahan Nusa Kenari, pecah pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 WITA di Simpang Putra Lio, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.
Insiden ini mengakibatkan tujuh orang terluka akibat panah dan dua lainnya cedera karena lemparan batu.
Berdasarkan laporan kepolisian, Pukul 02.37 WITA, Piket SPKT Polres Alor menerima laporan mengenai bentrokan antara kedua kelompok pemuda tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, tim yang dipimpin oleh Perwira Pengawas IPTU Luthfi Satria Nugraha bersama Kasat Samapta Polres Alor AKP Warsito dan Ka SPKT B AIPTU Oskar Manalor, segera menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Pasca Penangkapan , Pendukung Gubernur Papua Bentrok dengan Aparat
Pukul 03.10 WITA, Personel Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT, di bawah komando Danki Brimob IPTU Nardi Irawan, dikerahkan untuk membantu proses pembubaran massa.
Bentrokan ini berlanjut hingga Minggu saat dua kelompok pemuda dari Kampung Baru dan Wetabua terlibat aksi saling serang pada Minggu dini hari.
Ketegangan ini merupakan lanjutan dari bentrokan yang terjadi pada Sabtu, 15 Februari 2025, yang memicu aksi balasan dari kelompok pemuda Kampung Baru.
Aksi saling serang pecah ketika pemuda Kampung Baru, Kelurahan Nusa Kenari, melakukan serangan balasan. Mereka merasa tidak terima atas insiden sehari sebelumnya yang menyebabkan tujuh pemuda Nusa Kenari mengalami luka akibat panah.
Situasi memanas hingga aparat keamanan dari Polres Alor dan Sat Brimob Kompi IV Pelopor turun ke lokasi untuk meredam bentrokan. Aparat bertindak cepat dengan membentuk barikade dan menghalau kedua kelompok massa yang terus saling serang.
Baca Juga: Jaksa Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Renovasi Sekolah di Alor
Setelah upaya negosiasi dan tindakan tegas, aparat gabungan berhasil memukul mundur kedua kelompok. Masing-masing kelompok kemudian bertahan di wilayahnya, pemuda Kampung Baru berjaga di seputaran Kelurahan Nusa Kenari, sementara pemuda Wetabua memantau situasi dari wilayah mereka.
Situasi di sekitar perempatan Putra Lio akhirnya berangsur kondusif. Aparat gabungan tetap berjaga-jaga di lokasi guna mencegah potensi bentrokan susulan.***