Kapolda NTT Diultimatum 7x24 Jam Tangkap Dua Pelaku TPPO. Jaringan Solidaritas Mariance Kabu : Jika Tidak, Segera Angkat Kaki Dari NTT

photo author
- Sabtu, 28 September 2024 | 15:21 WIB
Mariance Kabu, korban TTPO dari NTT (Dok. Jaringan Solidaritas Mariance Kabu)
Mariance Kabu, korban TTPO dari NTT (Dok. Jaringan Solidaritas Mariance Kabu)

Jaringan Solidaritas Mariance Kabu juga menuntut Ketua DPRD Emmy Nomleni dan jajarannya untuk serius mengawal kasus TPPO di NTT, karena status NTT sebagai provinsi darurat perdagangan orang.

Berikut, kepada Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Notosusanto Jaringan Solidaritas Mariance Kabu menuntut Andriko Notosusanto selaku Kepala Daerah NTT dan Sekda NTT, Cosmas Lana selaku Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan TPPO, untuk terlibat secara aktif dalam penanganan kasus Mariance Kabu dan kasus TPPO lainnya di NTT.

Mereka menuntut Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga untuk berkoordinasi dengan Polri, Kementerian (Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO) dan interpol Malaysia untuk menangani agen Kenangan.

Berikut, menuntut Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga untuk mengusut kasus-kasus TPPO lainnya dimana Asnat Tafuli dan Lisa To terlibat sebagai pelaku. Juga menuntut Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, khususnya para penyidik untuk bebas dari segala intervensi, agar objektif dalam menangani kasus ini.

Baca Juga: JarNas Anti TPPO Bantah Tudingan Terhadap Romo Paschalis Sebagai Penampung TKI Ilegal

Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga yang dikonfirmasi awak tim media ini melalui Kabid Humas Polda NTT, Kobes Pol. Ariasandy, S.H.,MH menjelaskan, bahwa kasus tersebut sementara on progress (sementara berjalan).

“Sementara on progres oleh Penyidik Ditkrimum Polda kaitan dgn (dengan) DPO dan akan berkoord dgn Kejaksaan utk pemberkasan lebih lanjut,” tulisnya menjawab wartawan. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X