Oknum polisi di perbatasan ini , memohon maaf lantaran menyampaikan permasalahan mereka di medsos. Pengakuan mereka, jika mereka melayangkan protes secara langsung maka diancam akan dimutasi keluar pulau.
Baca Juga: Imigrasi Gelar Operasi JAGRATARA di Perbatasan RI-RDTL
"Mohon maaf bapak, kami harus buat dengan cara seperti ini karena kalau kami langsung protes kami diancam mutasi keluar pulau sehingga kami mohon maaf", ungkap Falentinus.
Tujuan ini, lanjutnya untuk Polri yang bekerja secara profesional dan transparan.
Para anggota melalui akun Facebook milik Falentinus juga mengancam jika keluhan mereka tidak ditindaklanjuti, para anggota polisi ini akan menggelar demo besar - besaran dengan semua elemen di Kabupaten Timor Tengah Utara.
"Apabila tidak ada tindak lanjut maka kami bersama - sama dengan seturuh elemen yang ada di Kabupaten TTU akan melaksanakan demo secara besar - besaran", ancam Falentinus.
Sehingga mereka meminta bapak Kapolri dan Kapolda NTT untuk segera membentuk tim khusus dalam rangka melaksanakan OTT di Polres TTU, dengan pertimbangan semua anggota sudah jenuh dengan masalah yang dihadapi.
Baca Juga: Rehabilitasi Hutan, KLHK Tanam Pohon di Kota Kupang
"Tolong bantu kami bapak, kemarin kami juga dengar ada Paminal Polda NTT yang turun ke Polres TTU tetapi dituntut harus membuat pernyataan sehingga para anggota tidak berani. Oleh karena itu kami mohon perhatian bapak kepada anak - anakmu yang bertugas ditingkat bawah", pinta Falentinus.
Atas postingan tersebut, pihak Polres TTU belum berhasil dikonfirmasi.
Namun informasi terbaru diperoleh wartawan, pasca viral curhatan para anggota polisi di Medsos, langsung beredar WA dari Kapolsek masing - masing wilayah bahwa sisa dana OMB akan dibagikan dalam waktu dekat.
"Kepada anggota polsek Bisel dan Polsubsektor Mena, terkait dana OMB yang lagi viral bahwa benar yang baru dibayarkan hanya Rp500 ribu namun akan di bayarkan sisanya menyusul, bagi yang ada di group Biinmafo News dapat memberikan klarifikasinya, senin atau selasa akan kembali di bayarkan sisa untuk masa kampanye, seperti sudah disampaikan pada apel dan group Polsek pada saat pembagian Rp500 ribu. Penjelasan lebih lengkap akan dijelaskan di Polres, Kapolsek menyampaikan hal ini agar anggota memahami. Terima kasih", demikian isi WA salah satu Kapolsek yang ditujukan buat anggotanya yang bertugas Pengamanan Pemilu.
Informasi lain yang berhasil diperoleh wartawan, bahwa semenjak kejadian viralnya potongan dana OMB di Polresta Kupang, Kapolres TTU AKBP M. Mukhson mengumpulkan anggota dan meminta agar di Polres TTU tidak boleh ada kejadian yang sama seperti di Polresta Kupang.
Baca Juga: KPU Belu Terima 164.832 Surat Suara Pemilihan Presiden
"Karena ini sudah tersistem dan di Polri ini tidak ada yang gratis", kata salah satu anggota yang enggan disebutkan namanya, menirukan pernyataan Kapolres Mukhson.