Imigrasi Gelar Operasi JAGRATARA di Perbatasan RI-RDTL

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Sabtu, 30 Desember 2023 | 11:00 WIB
Imigrasi gelar operasi di perbatasan Indonesia Timor Leste
Imigrasi gelar operasi di perbatasan Indonesia Timor Leste

NTTHits.com, Atambua - Petugas Imigrasi Kelas II TPI Atambua melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) melaksanakan operasi JAGRATARA menyasar dua titik perbatasan yakni di Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBNT) Mota'ain dan Wini perbatasan RI-RDTL.

Pelaksanaan operasi JAGRATARA Pengawasan Orang Asing secara serentak dengan kendali Pusat di Seluruh Wilayah Indonesia tahun 2023 menindaklanjuti Surat Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor IMI.5GR.0306-538.

"Operasi ini sudah dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 27 sampai dengan 28 Desember kemarin," ujar Kakanim Atambua, Indra Maulana Dimyati dalam keterangan pers yang diterima media, Jumat 29 Desember 2023.

Baca Juga: Rehabilitasi Hutan, KLHK Tanam Pohon di Kota Kupang

Jelas dia, operasi JAGRATARA bertujuan sebagai bentuk pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 serta Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 objek pengawasan yang menjadi titik utama operasi ini diantaranya yaitu jalur legal yang berpotensi sebagai jalur masuk atau keluar wilayah Indonesia bagi pelintas ilegal.

Operasi JAGRATARA menyasar PLBN Mota'ain dan PLBN Wini memiliki topografi yang sama yaitu di dua titik perbatasan ini berada di wilayah pesisir pantai yang dimana dengan topografi yang rendah sena ada beberapa titik terdapat area yang tersembunyi menyebabkan kawasan ini berpotensi dijadikan jalur ilegal bagi para pelintas batas ilegal untuk masuk atau keluar wilayah Indonesa.

Lanjut dia, operasi yang dilaksanakan menjelang libur Tahun Baru 2024, terpantau terjadi peningkatan arus perlintasan penumpang di kedua PLBN tersebut. Peningkatan telah dirasakan sejak sebelum peringatan Natal 2023 lalu.

Baca Juga: KPU Belu Terima 164.832 Surat Suara Pemilihan Presiden

"Kunjungan keluarga serta melakukan kegiatan wisata menjadi alasan utama yang mendominasi tujuan pelintas untuk menuju Indonesia maupun Timor Leste," sebut Indra.

Dituturkan, data yang berhasil dihimpun pada pelaksanaan operasi tercatat sebanyak 1.425 perlintasan dengan rincian 755 keberangkatan WN dan WNA dari Indonesia dan 670 kedatangan WNI dan WNA dari Timor Leste di PLBN Mota'ain. Sedangkan pada PLBN Wini tercatat 180 perlintasan dengan rincian 71 keberangkatan WN dan WNA dan Indonesia dan 109 kedatangan WNI dan WNA dari Timor Leste.

Ditambahkan, Tim Inteldakim Imigrasi Atambua juga melakukan koordinasi dengan Otoritas keamanan Timor Leste yatu UPF (Unidade de Patrulhamento de Fronteiras) terkait dengan kondisi keamanan pada desa-desa di sekitar wilayah perbatasan guna menjamin keamanan selama periode Nataru 2023/2024 serta Pemilu & Pilkada 2024 mendatang

"Kegiatan operasi JAGRATARA
berjalan lancar serta tidak ditemukan pelanggaran Keimigrasian. Tim berhasil menemukan jalan yang sering digunakan oleh pelintas ilegal untuk melintas dan tidak berhasil menemukan pelintas ilegal. Tim operasi juga berhasil membangun sinergi dengan instansi terkait untuk memberikan informasi keberadaan orang asing yang sering masuk wilayah Indonesia baik di desa-desa dekat PLBN Mota'ain dan PLBN Wini. (Yan Manek) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X