Oknum Anggota Polisi di Perbatasan RI - RDTL Curhat ke Medsos, Dugaan Korupsi Dana OMB dan DIPA T.A 2022 - 2023

photo author
- Sabtu, 30 Desember 2023 | 17:29 WIB
Screenshot postingan Facebook (Jude Lorenzo Taolin)
Screenshot postingan Facebook (Jude Lorenzo Taolin)

NTTHits.com, Kefamenanu - Oknum anggota Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) yang bertugas di Perbatasan RI - RDTL, melayangkan Surat Terbuka di Media Sosial terkait Pemotongan Hak Dana Pengamanan Pemilu oleh pimpinannya.

Surat Terbuka yang ditujukan ke Presiden RI, Kapolri dan Kapolda NTT diposting pemilik akun bernama Falentinus.

Belum diketahui, pemilik akun Facebook atas nama Falentinus adalah anggota polisi di Polres TTU atau bukan. Namun, isi Surat Terbuka tersebut diawali dengan pernyataan, "Kami sebagai anggota Polri...".

Baca Juga: Politisi Milenial Sukseskan Kedatangan Gibran di NTT

Kepada Presiden RI, Kapolri dan Kapolda NTT, para anggota melalui Falentinus menyampaikan bahwa dana pengamanan Pemilu yang telah diberikan oleh negara kepada anggota Polres TTU tidak sesuai dengan yang ditandatangani. 

"Mohon ijin bapak, ini Surat terbuka dari kami sebagai anggota Polri yang bertugas di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI)— Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) ingin menyampaikan bahwa, dana pengamanan Pemilu yang telah diberikan oleh negara kepada anggota Polres TTU tidak sesuai dengan yang ditandatangani", kata Falentinus dalam surat terbuka yang ditulisnya.  

Menurutnya, mereka yang bertugas di Polsek dan Ops hanya diberikan uang sebesar Rp500 ribu dan diajarkan untuk menjawab bahwa uang yang diterima sudah sesuai dengan yang ditandatangani.

"Kami yang bertugas pengamanan di Polsek dan Ops hanya diberikan uang sebesar Rp.500.000 dan disampaikan kalau ada pemeriksaan harus jawab bilang sesuai dengan yang ditandatangani", katanya lagi.

Bagaimana Polri bisa maju protesnya, kalau semua dana yang diberikan sebagai haknya anggota dikebiri terus seperti ini.

Baca Juga: Pemuda Lintas Agama di NTT Minta Gibran Jaga Keberagaman

Pada intinya pemilik akun dengan nama Falentinus ini mengakui senang, pasalnya kemarin dengan adanya Kejadian di Polresta Kupang, aktornya yakni Kapolresta di copot.

"Kami sangat bersyukur karena ternyata pimpinan Polri di tingkat atas masih baik dan mau memperhatikan anggota.
Oleh sebab itu kami juga ingin hal yang sama terjadi di Polres TTU", harapnya.

Ia juga mengutarakan, saat menerima uang, secara diam - diam telah merekam suara perwira yang diperintah Kapolres TTU. 

"Kami pada saat menerima uang yang diberikan, secara diam - diam telah merekam apa yang disampaikan dan kami juga merekam para perwira yang menyuruh kami untuk mengamankan perintah sang Kapolres", aku Falentinus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X