Prabowo Warning Menteri 'Ndablek'! Ini Reaksi Pejabat Negara yang Ogah Dicap Bandel

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Jumat, 7 Februari 2025 | 11:22 WIB
Potret Presiden RI, Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih. (Instagram.com/@prabowo)
Potret Presiden RI, Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih. (Instagram.com/@prabowo)

NTTHits.com, Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto, memberikan peringatan keras kepada para menterinya! Dalam 100 hari pertama pemerintahannya, Prabowo menegaskan tidak akan mentolerir pejabat yang bandel dan tidak bekerja untuk rakyat.

Bahkan, ia tidak segan-segan melabeli pejabat yang membangkang sebagai "ndablek", istilah khas Jawa yang berarti keras kepala atau tak mau patuh.

"Sekarang, siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat untuk pemerintahan bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak!" tegas Prabowo saat menghadiri Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu, 5 Februari 2025.

Baca Juga: Baru 4 Bulan Menjabat, Prabowo Sudah Batalkan 2 Kebijakan yang Bikin Gaduh!

Tak hanya bicara soal disiplin, Prabowo juga bertekad membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, dan penyelewengan.

Reaksi Pejabat Negara: Siap atau Was-was?

Pernyataan tegas Prabowo ini langsung mendapat sorotan dan berbagai reaksi dari para pejabat negara. Ada yang menyatakan siap bekerja keras, ada juga yang mengaku siap jika terkena reshuffle. Berikut tanggapan mereka:

1. Ketua DPP Golkar: "Kami Semua Loyal Kepada Rakyat!"

Ketua DPP Partai Golkar sekaligus anggota DPR RI, Dave Laksono, menanggapi serius peringatan Prabowo. Ia memastikan seluruh kader Golkar di Kabinet Merah Putih akan bekerja maksimal demi memenuhi target pemerintahan.

"Seluruh kader Golkar bekerja dan bergerak demi tercapainya semua target pemerintah hari ini," ujar Dave kepada awak media di Jakarta, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca Juga: Prabowo Soal Isu Reshuffle: Yang Tidak Mau Bekerja untuk Rakyat, Saya Singkirkan!

Ia juga menegaskan bahwa kesetiaan Partai Golkar bukan hanya kepada presiden, tetapi juga kepada rakyat.

"Kita semua loyal kepada rakyat Indonesia dan berjuang demi tercapainya semua harapan bangsa," tegasnya.

2. Maruarar Sirait: "Kalau Harus Dicopot, Saya Siap!"

Salah satu yang bisa terkena imbas peringatan Prabowo adalah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Maruarar mengaku tidak takut jika dirinya terkena reshuffle dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo.

"Kita sebagai pembantunya harus siap, kita harus siap," ujar Maruarar saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senayan, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Peringatan Tegas, Menteri Dablek Siap-Siap Ditindak!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X