Presiden Prabowo Soroti Kekurangan Program Makan Bergizi Gratis, Porsi Lauk Jadi Perhatian!

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 3 Februari 2025 | 21:05 WIB
Presiden Prabowo meninjau langsung pelaksanaan MBG di Jakarta. (Instagram.com/prabowo)
Presiden Prabowo meninjau langsung pelaksanaan MBG di Jakarta. (Instagram.com/prabowo)

NTTHits.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu bulan menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto.

Diluncurkan pada 6 Januari 2025, program ini bertujuan untuk mengatasi malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui menjadi kelompok prioritas penerima manfaat.

Namun, dalam perjalanannya, Presiden menemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki.

Baca Juga: Sri Mulyani Tanggapi Permintaan BGN Tambah Anggaran MBG Rp100 Triliun, Ungkap Manfaat Besar untuk UMKM

Catatan Penting dari Presiden Prabowo: Porsi Lauk Terlalu Kecil!

Ketua MPR Ahmad Muzani, saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin, 3 Februari 2025, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan sejumlah catatan penting terkait program MBG.

“Beliau menyoroti beberapa kendala, seperti keterlambatan distribusi di beberapa daerah dan ukuran porsi lauk yang terlalu kecil,” ujar Ahmad Muzani.

Presiden menegaskan bahwa catatan ini bukan untuk mengkritik, melainkan untuk menyempurnakan dan meningkatkan efektivitas program MBG agar lebih optimal dalam membantu anak-anak Indonesia.

Baca Juga: BI NTT - Korem 161 Wira Sakti dan Kodim 1605 Belu Kolaborasi Tanam Perdana Dukung Program MBG di Wilayah Perbatasan

Presiden Prabowo Sidak Langsung ke Sekolah & Dapur MBG

Tak hanya mendengar laporan, Presiden Prabowo turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan sesuai harapan.

Pada Senin, 3 Februari 2025, Presiden mengunjungi SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur. Ia masuk ke beberapa kelas dan mengamati dengan seksama menu makanan yang disajikan untuk para siswa.

Setelah itu, ia melanjutkan inspeksi ke Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Pulogadung 02 Jakarta Timur untuk melihat bagaimana program MBG diterapkan di tingkat pendidikan usia dini.

Baca Juga: Serangga hingga Ulat Sagu Masuk Menu MBG? Begini Penjelasan Badan Gizi Nasional

Tak berhenti di situ, Presiden juga menyambangi dapur MBG di Rawamangun untuk memastikan kualitas makanan dan distribusinya berjalan dengan baik.

“Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tulis pernyataan di laman Sekretariat Negara.

Baca Juga: PBNU Ingatkan Kehati-hatian Soal Usulan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Target Besar Program MBG: 15 Juta Anak Tersentuh September 2025

Sejak awal, pemerintah menargetkan 15 juta anak mendapatkan makanan bergizi pada September 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X