Kisruh Gas Elpiji 3 Kg: Prabowo Turun Tangan, Pengecer Kembali Diaktifkan!

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Selasa, 4 Februari 2025 | 17:53 WIB
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) bersama Presiden RI Prabowo Subianto. (Instagram.com/@bahlillahadalia)
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) bersama Presiden RI Prabowo Subianto. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

NTTHits.com, Jakarta – Masyarakat sempat dibuat resah oleh kebijakan distribusi Elpiji 3 kg yang hanya sampai di pangkalan, menyebabkan gas bersubsidi ini sulit ditemukan di pengecer atau warung. Namun, setelah mendapat banyak keluhan, Presiden Prabowo Subianto akhirnya turun tangan dan mengambil langkah tegas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada kelangkaan Elpiji 3 kg. “Kelangkaan LPG itu sebenarnya nggak ada. Semua kebutuhan dari tahun 2024 ke 2025 volumenya sama, dan kami sudah siapkan,” ujar Bahlil di Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/2/2025).

Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah merancang aturan baru agar pengecer bisa diubah statusnya menjadi sub pangkalan. Tujuannya, agar harga jual tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Baca Juga: Pemerintah Larang Penjualan LPG 3 Kg di Pengecer, Begini Aturan Baru dan Cara Mendapatkannya

Namun, melihat kondisi di lapangan, Prabowo akhirnya memerintahkan Menteri Bahlil untuk mengaktifkan kembali pengecer gas Elpiji 3 kg, sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan gas subsidi ini tanpa harus jauh-jauh ke pangkalan.

Prabowo Perintahkan Pengecer Diaktifkan Kembali

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkap hasil komunikasi antara DPR dan pemerintah terkait polemik ini.

"Presiden Prabowo telah menginstruksikan Menteri ESDM untuk mengaktifkan kembali pengecer Elpiji 3 kg, sambil menertibkan mereka agar bisa menjadi sub pangkalan secara bertahap," ujar Dasco di Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Dasco menambahkan bahwa awalnya kebijakan pembatasan distribusi hanya sampai pangkalan bertujuan untuk menertibkan harga di tingkat pengecer. Namun, setelah melihat dampaknya yang menyulitkan masyarakat, Prabowo langsung turun tangan untuk mencari solusi.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga - BI NTT Sepakat Pakai BBM dan LPG Non Subsidi, Bayar Dengan Aplikasi MyPertamina

"Sebenarnya ini bukan kebijakan Presiden untuk melarang pengecer. Tapi setelah melihat situasi dan kondisi di lapangan, beliau memutuskan untuk segera mengaktifkan kembali pengecer," terang Dasco.

Sejak hari ini, Selasa (4/2/2025), pengecer diperbolehkan kembali menjual Elpiji 3 kg. Sambil berjalan, para pengecer akan didata dan didorong untuk menjadi sub pangkalan dengan sistem administrasi yang lebih rapi.

Hasil Sidak Bahlil: Kondisi Berangsur Normal

Sebelum keputusan ini diambil, Menteri Bahlil sempat melakukan sidak langsung ke lapangan. Hasilnya, ia melihat adanya perbaikan dalam penyaluran gas Elpiji 3 kg setelah pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan.

“Saya turun ke lapangan untuk mengecek kondisi terakhir, dan Alhamdulillah, semuanya sudah mulai membaik. Tidak seperti kemarin yang sempat bikin panik masyarakat,” kata Bahlil usai menghadap Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2025).

Baca Juga: Satgas RAFI Pertamina Area Jatimbalinus Jamin Ketersediaan dan Penyaluran BBM - LPG Aman dan Lancar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X