NTTHits.com, Los Angeles – Kebakaran besar yang melanda Los Angeles sejak 7 Januari 2025 telah menyebabkan kerugian besar dengan 27 korban jiwa dan menghancurkan lebih dari 12.300 bangunan.
Namun, di tengah bencana tersebut, sosok Edgar McGregor, pemuda berusia 24 tahun, muncul sebagai pahlawan yang berhasil menyelamatkan banyak nyawa.
Melalui grup Facebook-nya, Altadena Weather and Climate, McGregor memposting peringatan dini tentang potensi kebakaran di kawasan tersebut. Berkat prediksi akuratnya, lebih dari 70.000 orang sempat mengungsi ke tempat yang aman sebelum api meluas.
Baca Juga: Dark Nuns Song Hye-kyo Jadi Perbincangan Hangat, Bogota Song Joong-ki Terpuruk di Box Office
Prediksi Akurat Berkat Ilmu dan Dedikasi
McGregor, lulusan ilmu iklim dari San Jose State University, dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi. Sebelum kebakaran terjadi, ia rutin mendaki Eaton Canyon untuk mengamati kondisi lingkungan sekaligus membersihkan sampah. Pengamatan ini menjadi dasar bagi prediksinya.
Ia mencatat bahwa curah hujan terakhir di California terjadi pada Mei tahun lalu, mengubah pegunungan menjadi hijau subur. Namun, saat musim panas dan gugur tiba, hujan tak kunjung turun, menyebabkan pepohonan mengering dan menjadi bahan bakar sempurna bagi kebakaran.
“Ketika angin kencang diprediksi terjadi pada pergantian tahun, saya tahu situasinya berpotensi buruk. Jika kebakaran muncul, itu tidak akan mudah dikendalikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Mau Rumah Gratis dari Pemerintah? Simak Cara dan Syaratnya!
Strategi Bijak Tanpa Menimbulkan Kepanikan
Sebagai leader grup Facebook, McGregor memahami pentingnya komunikasi yang tepat. Ia tak ingin memicu kepanikan, tetapi ingin memastikan pesan daruratnya dipahami.
“Tantangannya bukan hanya berdiri di tengah jalan dan meminta orang untuk mengungsi,” kata McGregor. “Tugas utama saya adalah membangun kepercayaan selama bertahun-tahun, sehingga ketika saya mengatakan sesuatu yang serius, orang-orang akan mendengarkan dan bertindak.”
Postingannya yang tenang namun tegas menyelamatkan ribuan nyawa, termasuk mereka yang tinggal di kawasan rawan kebakaran.
Baca Juga: BLT BBM Rp600.000 Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Mendapatkannya!
Keberanian dan Harapan di Tengah Bencana
Ketika kebakaran akhirnya meluas di Eaton Canyon, McGregor berharap api tetap dekat dengan pemukiman untuk mencegahnya membakar semak-semak di pegunungan, yang dapat memicu kebakaran lebih besar.
Namun, angin dengan kecepatan hingga 70 mil per jam membuat api sulit dikendalikan. “Saat saya tahu lokasi awal kebakaran, saya sadar situasinya tidak akan berakhir dengan baik,” ujarnya.