Hamas akan melepaskan seluruh tawanan yang masih hidup, sebagian besar adalah tentara Israel, sebagai imbalan pembebasan lebih banyak tahanan Palestina.
Penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza dijadwalkan berlangsung pada tahap ini.
Baca Juga: Sengketa Tanah Labuan Bajo, Kuasa Hukum Kadiman Duga Dokumen Penggugat Palsu
Fase Ketiga
Fokus pada rekonstruksi Gaza dalam pengawasan internasional.
Pengaturan administrasi di Gaza setelah gencatan senjata masih belum jelas.
Reaksi Internasional dan Keamanan di Gaza
Presiden AS Joe Biden menyampaikan dukungannya terhadap proses gencatan senjata, meskipun masih banyak ketidakpastian terkait fase kedua dan ketiga.
Namun, serangan terbaru ini memperburuk kepercayaan terhadap kesepakatan yang diupayakan selama berminggu-minggu. Warga Gaza kini berada dalam situasi genting, di mana harapan perdamaian dibayangi oleh serangan baru yang mematikan.
Pihak internasional menyerukan penyelidikan mendalam atas serangan ini dan mendesak kedua belah pihak untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata.
Baca Juga: Sengketa Tanah Labuan Bajo, PT Kupang Kabulkan Permohonan Sidang Tambahan Santosa Kadiman
Harapan untuk Masa Depan Gaza
Serangan di tengah upaya perdamaian ini menjadi pengingat betapa rapuhnya situasi di Gaza. Meskipun gencatan senjata masih berpeluang membawa perubahan, serangan ini menambah panjang daftar luka yang sulit untuk disembuhkan.
Komunitas internasional kini menantikan tindakan konkret untuk menghentikan kekerasan dan membawa keadilan bagi korban konflik yang terus berjatuhan di Gaza.***