Kepada seluruh warga desa Nelu, ia juga kerap menghimbau untuk selalu menjaga kebersihan di pinggir jalan aspal.
Lantaran hasil dari pekerjaan yang telah selesai itu, katanya memiliki nilai manfaat dalam jangka panjang untuk kepentingan masyarakat desa Nelu sendiri.
Baca Juga: Kejari TTU Sudah Kantongi Bukti Dugaan Pemerasan Ketua Araksi TTU, Charly Baker
Direktur CV. Timor Konstruksi, Valerian Joshua Leonard Sally membenarkan pekerjaan tersebut telah rampung dikerjakan.
Dalam pelaksanaannya, katanya pihak perusahaan berkomitmen sejak awal tetap mengutamakan kualitas dan kuantitas pekerjaan meskipun diakuinya banyak menemui kendala di lapangan.
"Tidak dapat dipungkiri, kami sebagai kontraktor pelaksana menemui beberapa kendala dalam pelaksanaan di lapangan. Terutama menghadapi musim hujan yang berkepanjangan di tahun kemarin, ditambah dengan sulitnya medan dengan banyak tanjakan ekstrem dan berkelok.
Tetapi kami tetap berkomitmen memperhatikan baik kualitas maupun kuantitas dalam pelaksanaan pekerjaan ini", ungkap Valerian.
Hal senada disampaikan Konsultan Supervisi dari CV. El Emunah, Yohanes P. Bere ,ST.
"Terbukti sampai saat ini, sepanjang ruas penanganan 5.570 meter telah dilalui ratusan rit kendaraan berat selama musim penghujan dan tidak ada jalan yang terkelupas atau rusak. Kami lebih mengutamakan kualitas dan kuantitas dalam pelaksanaan pekerjaan ini", sambung Yohanes Bere.
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Antonius Abatan yang dikonfirmasi media ini, Senin (17/04/2023) pagi mengatakan, medannya memang sangat ekstrim dan membutuhkan orang yang memiliki kemampuan untuk bisa menyelesaikan pekerjaan itu.
"Rekanan kita sangat bertanggungjawab, sesulit apapun medannya mereka tetap menyelesaikan dengan baik pekerjaan itu.
Pekerjaannya sudah selesai dan sudah di PHO pada bulan Februari. Masih dalam masa pemeliharaan juga untuk enam bulan ke depannya", ungkap Antonius.
Iya juga sempat menjelaskan kondisi jalan saat melakukan survey awal.