"Saya sendiri waktu survey awal melihat hampir 6 kilometer medannya rusak berat. Jalannya mendaki sampai puncak Nelu dan berliku - liku, kondisinya juga masih jalan tanah. Agak terjal dan berlubang memang, sehingga kontraktor yang mengerjakan harus memiliki kemampuan yang ekstra. Perlu dilakukan cutting jalan juga dan itu yang dilakukan kontraktor pelaksana di lapangan", pungkas Antonius Abatan. (*)