Susno Duadji: Kasus Sambo Gampang Diungkap, Kalau Bukan Orang 'Gede' di Polri, Sekelas Polsek Aja Bisa Buktika

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 2 Januari 2023 | 08:51 WIB
Ferdi Sambo
Ferdi Sambo

NTTHits.com, Kupang - Kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo hingga kini masih belum mencapai final. Hal itu menggelitik Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn), Susno Duadji.

Susno menilai, kasus yang saat ini menjerat Mantan Kepala Divisi Propam Polri (Kadiv Propam) Ferdy Sambo itu merupakan kasus yang sangat mudah dan begitu gampang dibuktikan. Hal tersebut dikatakan Susno Duadji dalam sebuah diskusi virtual bertajuk ‘Batal Gugat Presiden, Sambo Bebas 9 Januari?’ Minggu (1/1/2023).

"Saya sejak awal bilang, kasus ini adalah kasus-kasus yang sangat gampang untuk dibuktikan," kata Susno.

Baca Juga: Ferdi Sambo Cabut Gugatan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri di PTUN

Bahkan kata dia, seharusnya kasus pembunuhan berencana ini ditangani oleh Polsek saja tidak perlu untuk Kapolri ikut turun gunung. 

"Kalau ini bukan melibatkan orang gede, sekelas Polsek saja bisa," cetus Susno.

Menurut dia dari sejumlah alat bukti yang telah ditemukan, seharusnya hakim sudah bisa menyimpulkan apakah kasus ini pembunuhan berencana atau bukan.

Dari pemaparannya, fakta yang bisa dijadikan bukti adalah meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J), Kemudian, Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) sudah mengakui menembak Brigadir J.

Baca Juga: Kasus Ferdy Sambo Jadi Bahan Introspeksi Jajaran Polri

"Dan katanya yang menyuruh, Bapak itu (Sambo) dan ikut menembak, itu kan sudah cukup alat bukti.

Selain itu kata Susno, bukti Sambo melakukan penembakkan juga sangat mudah dibuktikan. Karena Bharada E mengaku menembak sekitar lima peluru. Tapi hasil forensik menyebut ada tujuh peluru.

Selain itu, Susno mengungkap kasus Sambo memenuhi unsur kesengajaan. Hal itu terbukti saat Sambo memberi senjata ke Bharada E. "Ngapain dikasih kalau cuma diputar-putar untuk koboi-koboian?" Katanya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X