Kapolda juga meminta agar selalu menjaga soliditas dan sinegitas dengan TNI dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI.
Saat ini Polri sedang dihadapkan dengan menurunnya tingkat kepercayaan publik kepada Polri yang disebabkan kasus yang melibatkan perwira tinggi polri dan kasus yang berkaitan dengan masalah moral, gaya hidup yang hedonis, dan etika perilaku yang menyakiti hati rakyat.
Dalam rangka mengembalikan dan meningkatkan kepercayaan publik, Polri menerapkan strategi quick wins presisi dengan tiga strategi untuk memperbaiki hubungan Polri dengan publik melalui optimalisasi kegiatan interaksi pada area publik, optimalisasi manajemen media untuk menjelaskan kinerja dan zero penyimpangan personel.
Baca Juga: Viktor Laiskodat Tak Maju Cagub, Emi Nomleni Tunggu Perintah Partai
Salah satu program transformasi polri presisi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, adalah mewujudkan SDM Polri yang profesional di era police 4.0. SDM yang siap menghadapi perkembangan ilpengtek dan SDM yang siap melayani serta melindungi rakyat dengan sepenuh hati.
Kapolda juga berpesan kepada para Bintara remaja agar selalu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas.
"Berpegang teguh dan amalkan nilai-nilai tribrata dan catur prasetya, bangun komunikasi positif dan santun dengan masyarakat," pintanya.
Dia juga meminta agar perkuat sinergitas dan soliditas dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif, tingkatkan selalu kemampuan dan pengetahuan untuk mengembangkan diri agar tidak tertinggal oleh perkembangan situasi dan kondisi saat ini dan yang akan datang.
"Jadilah sosok panutan dan teladan bagi masyarakat," tandas Kapolda. (*)