hukrim

Janji Besar Bupati TTU Soal Kuliah Gratis 2000 Cama TTU, Disoroti KAI TTU. Dirno Opat : Jika Gagal, Ganti Nama Pemimpin "Namoe" Alias Omong Kosong

Senin, 13 Oktober 2025 | 11:11 WIB
Plt. Ketua DPC Konggres Advokat Indoensia-KAI Kab TTU –Dyonisisus F..B.R Opat,SH soroti janji kuliah gratis 2000 anak TTU (Kolase)

“Kasihan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang sudah terlanjur mendaftar karena percaya janji kuliah gratis. Jika nanti tidak terwujud, siapa yang akan bertanggung jawab atas kekecewaan itu?” katanya.

Menanggapi sorotan tersebut, Bupati TTU Falentinus Delasalle Kebo tetap optimistis.

Ia menegaskan bahwa tidak akan ada anak TTU yang berhenti kuliah hanya karena alasan biaya.

“Kita tidak boleh menyerah hanya karena kuota terbatas. Kalau KIP tidak cukup, ada jalur lain. Mereka harus tetap kuliah sampai sarjana,” tegasnya.

Baca Juga: GARDA TTU Minta Bupati Tanggung Jawab Soal Koar - Koar Janji Kuliah Gratis Calon Mahasiswa STIKES Nusantara Asal TTU

Falentinus menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan mencari sumber pendanaan alternatif di luar APBD, agar komitmen kuliah gratis tetap berjalan tanpa membebani keuangan daerah.

“APBD kita terbatas, tapi bukan berarti kita biarkan anak-anak berhenti kuliah. Pendidikan mereka tetap tanggung jawab kita,” ujarnya.

Menurutnya, program ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga strategi membangun Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masa depan TTU, khususnya di bidang kesehatan dan gizi yang berkaitan dengan upaya penurunan angka stunting.

Baca Juga: PMKRI - Peserta PPPK Demo ke DPRD dan Pemda TTU, Tuntut Kejelasan Pembatalan SK Kelulusan 192 PPPK dan Janji Kuliah Gratis

“Anak - anak ini bukan hanya belajar untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk masyarakat TTU. Setelah jadi sarjana, mereka akan kembali membantu desa - desa,” kata Falentinus.

Bupati juga menyerukan agar semua pihak, termasuk DPR RI dan DPRD, ikut membantu mencari solusi pembiayaan pendidikan anak - anak TTU.

“Jangan hanya beri komentar dari jauh. Kalau memang peduli, mari bersama-sama pikirkan jalan keluar untuk masa depan anak - anak ini,” ujarnya. (*)

Halaman:

Tags

Terkini