Janji Besar Bupati TTU Soal Kuliah Gratis 2000 Cama TTU, Disoroti KAI TTU. Dirno Opat : Jika Gagal, Ganti Nama Pemimpin "Namoe" Alias Omong Kosong

photo author
- Senin, 13 Oktober 2025 | 11:11 WIB
Plt. Ketua DPC Konggres Advokat Indoensia-KAI Kab TTU –Dyonisisus F..B.R Opat,SH soroti janji kuliah gratis 2000 anak TTU (Kolase)
Plt. Ketua DPC Konggres Advokat Indoensia-KAI Kab TTU –Dyonisisus F..B.R Opat,SH soroti janji kuliah gratis 2000 anak TTU (Kolase)

NTTHits.com, Kefamenanu - Janji besar Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Falentinus Kebo, menguliahkan 2.000 Calon Mahasiswa (Cama) asal TTU terus menuai sorotan publik.

Jika berhasil, ia layak disebut sebagai bupati berprestasi yang mencatat sejarah baru dalam dunia pendidikan daerah.

Namun, jika gagal, ia berisiko dicap dan sebaiknya ganti nama sebagai pemimpin “namoe" (istilah bahasa Dawan yang berarti omong kosong).

Pernyataan tajam ini disampaikan Plt. Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kabupaten TTU, Dyonisius F. B. R. Opat, SH, dalam rilis tertulis yang diterima awak media, Kamis, 9 Oktober 2025.

Baca Juga: Janji Tinggal Janji, PMKRI Bongkar Inkonsistensi Bupati TTU Soal Kuliah Gratis. Calon Mahasiswa Disuruh Buat Pernyataan Terkait Seleksi Program KIP K

“Jika Bupati mampu kuliahkan 2.000 anak TTU tanpa bergantung pada APBD dan KIP Kuliah, maka patut kita acungkan jempol. Tapi kalau gagal, publik berhak menilai dan mengingatnya sebagai bupati namoeh,” ujarnya tegas.

Fakta di lapangan katanya, menunjukkan bahwa hingga kini baru 15 mahasiswa yang terakomodir melalui jalur reguler beasiswa KIP Kuliah, dan tidak satu pun di antaranya berasal dari TTU.

Padahal, jumlah pendaftar asal TTU yang lolos seleksi administrasi mencapai 988 orang.

“Biaya kuliah, kos dan makan - minum mereka masih ditanggung orang tua masing-masing. Jadi, pertanyaannya  dari mana sumber dana untuk membiayai 1.985 mahasiswa lainnya?” tanyanya.

Ia juga mengingatkan, program KIP Kuliah sudah dihentikan (cut off) sejak 30 September 2025, sementara APBD TTU 2025 tidak mengalokasikan dana kuliah gratis.

Baca Juga: Lagi, Bupati TTU Dinilai Bohongi Publik Soal Klaim 935 Mahasiswa Lulus Program KIP-K . PMKRI : Klaim Menyesatkan, Manuver Politik Untuk Pencitraan

“Apakah mau pinjam dari pihak ketiga? Atau dari Bank NTT? Mari realistis. Jangan memberikan harapan yang terlalu tinggi kepada masyarakat, apalagi jika pemerintah sendiri belum punya kepastian sumber dananya,” tegas Dyonisius.

Meski begitu, ia mengakui bahwa niat Bupati Falen untuk membantu anak - anak TTU berkuliah merupakan langkah positif dan patut didukung.

Hanya saja, ia berharap agar Pemkab tidak mengumbar janji yang berpotensi mengecewakan rakyatnya sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X