hukrim

Keluarga Korban Penyerangan di Oesapa Kupang Minta Polisi Usut Aktor Intelektual

Kamis, 21 September 2023 | 18:33 WIB
Keluarga korban dan kuasa hukum usai beraudiens dengan penyidik Polres Kupang Kota

NTTHits.com, Kupang - Keluarga korban meninggal dunia kasus penyerangan di depan Universitas Artha Wacana (UNKRIS) Kupang, Jumat 15 September 2023 lalu mendesak polisi mengusut tuntas kasus kasus tersebut, hingga ungkap aktor intelektualnya.

Keluarga korban, David Bolle berharap pihak Polresta Kupang Kota terus mengusut hingga tuntas kasus pembunuhan di Oesapa, Kota Kupang itu.

"Kami keluarga sangat berharap kepada pihak kepolisian untuk tetap mengusut tuntas kasus pembunuhan di Oesapa Kupang," tegasnya kepada wartawan usai berdialog dengan Polres Kupang Kota, Kamis, 21 September 2023.

Baca Juga: Dugaan Mark Up Tunjangan DPRD Kota Kupang Jadi Bahan Telaah Intelejen Kejati

Dia menyampaikan keyakinan, karena Kapolda saat ini berasal dari Nusa Tenggara Timur, sehingga pasti memahami penderitaan mereka dan memberikan dukungan.

"Kami yakin karena Kapolda sendiri orang NTT dan dia tahu penderitaan kami. Kami sangat yakin Kapolda pasti akan membantu kami," ungkapnya.

Kuasa hukum keluarga korban, Paul Hariwijaya mengaku penyidik Polresta Kupang Kota berjanji akan bekerja maksimal untuk mengungkap dalang atau aktor intelektual dan pendana di balik kasus penyerangan brutal itu.

Kasus penyerangan yang terjadi di Oesapa mengakibatkan empat unit sepeda motor dibakar dan satu orang korban atas nama Roy Bolle meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Sekolah Jam 5 Pagi Dihentikan, Linus Lusi Enggan Komentar Tanya Pak Sekda Langsung

Dia mengatakan pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan kepolisian Polresta Kupang Kota, dan membahas sejumlah poin penting terkait kasus itu.

Menurutnya, penyidik Polresta Kupang Kota akan bekerja keras dan berjanji menindak tegas siapapun pelaku yang terlibat tanpa pandang bulu.

"Mereka janji kerja maksimal untuk mengungkap siapapun yang terlibat, dan akan menindak tegas tanpa pandang bulu," ujar Paul.

Dia berharap penyidik Polresta Kupang Kota bekerja secara profesional dan mendidik tegas semua pelaku, termasuk aktor intelektual dan pendana.

Baca Juga: 10 Sekolah SMA/SMK di Kupang Sudah Mulai KBM Pukul 07.15 Wita

Halaman:

Tags

Terkini