Menjadi jelas kini bila semakin tinggi pertumbuhan kredit bermasalah atau semakin banyak tunggakan kredit maka semakin banyak kewajiban bank membentuk biaya dalam bentuk biaya CKPN. Inilah salah satu sebab pendapatan bank tergerus.
Apapun jawaban dari hipotesis di atas, yang jelas sudah terjadi saat ini adalah trend pertumbuhan laba dari bulan April tahun 2020 hingga bulan April tahun 2023 sudah terjadi penurunan. Laba dari bulan April tahun 2020 hingga April 2023 sudah semakin menipis. Grafik berikut bisa kiranya memberikan ilustrasi yang lebih mudah buat kita pahami.
Pembaca mungkin punya hipotesis lain. Validitas hipotesis itu akan teruji lewat sintesa data yang lebih detail dalam rangka meningkatkan kembali kinerja laba bank NTT. Kontribusi pemikiran kita tentu akan memberikan implikasi baik bagi peningkatan kinerja bank NTT yang kita cintai.***