“Indonesia yang besar adalah Indonesia yang mampu melindungi rakyatnya di mana pun mereka berada. Ketika HAM ditegakkan, keadilan dijamin, dan martabat manusia dihormati, maka Indonesia akan tampil sebagai bangsa yang berwibawa di mata dunia,” tegasnya.
Kementerian HAM bersama GT PP TPPO berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat sipil dalam memastikan kebijakan perlindungan PMI berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menutup pernyataannya, Martinus Gabriel Goa menyampaikan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penguatan kehadiran negara dalam perlindungan HAM dan pekerja migran.
“Bahagia 2026. Salam P5 HAM : Penghormatan, Pelindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM,” pungkasnya.(*)