Fakta Terbaru Kasus Sindikat Pembobol Rumah di Jaksel, Eksekutor, Penadah, dan Aksi 20 TKP

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Minggu, 19 Januari 2025 | 17:04 WIB
Potret aksi pembobolan rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025. (X.com/@jacklynchoppers)
Potret aksi pembobolan rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025. (X.com/@jacklynchoppers)

NTTHits.com, Jakarta – Kasus pencurian rumah di Jakarta Selatan yang sempat meresahkan warga kini mulai terungkap. Polisi berhasil meringkus empat pelaku yang tergabung dalam sindikat pencurian modus rumah kosong.

Aksi mereka sebelumnya sempat viral di media sosial setelah terekam CCTV pada Jumat, 10 Januari 2025.

Berikut tiga fakta terbaru mengenai sindikat pencurian ini yang diungkap oleh Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Fakta Uya Kuya Pasca Kebakaran LA, Dari Kena Tegur Hingga Aksi Sosial yang Viral

1. Pelaku Memiliki Peran Berbeda: Dari Eksekutor hingga Penadah

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa masing-masing pelaku memiliki peran yang spesifik dalam menjalankan aksinya.

  • Reza: Berperan sebagai eksekutor utama yang langsung mencongkel gerbang dan pintu rumah korban.
  • Jadmiko Arum Sadewo, Syaiful Bahri, dan Tri Wahyu Saputra: Ketiganya bertindak sebagai penadah barang hasil curian.

Polisi juga tengah memburu dua pelaku lainnya yang diduga ikut menjadi eksekutor dalam kasus ini. "Selain Reza, masih ada dua eksekutor lain yang sedang kami kejar," ujar Kombes Ade.

Baca Juga: Disebut Tak Jamin Semua Jenis Penyakit, BPJS Kesehatan Angkat Bicara

2. Menargetkan Rumah Kosong Secara Acak

Sindikat ini dikenal sebagai pencuri dengan modus memilih rumah kosong secara acak. Mereka memanfaatkan situasi ketika penghuni tidak berada di rumah untuk melancarkan aksinya.

"Pelaku menargetkan rumah kosong, kemudian mencongkel gerbang dan pintu rumah untuk mengambil barang berharga di dalamnya," jelas Ade.

Barang yang dicuri umumnya berupa barang mewah, seperti perhiasan, elektronik, dan uang tunai, yang kemudian dijual kepada penadah.

Baca Juga: Aviation Fuel Terminal El Tari dan Fuel Terminal Tenau Kupang Raih Penghargaan di Ajang Indonesia Green Awards 2025

3. Sindikat Ini Sudah Beraksi di 20 Lokasi

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengungkapkan bahwa sindikat ini telah membobol 20 rumah kosong di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku atas nama Reza mengaku sudah melakukan lebih dari 20 kali aksi pencurian,” ungkap Abdul.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain dan mengungkap kemungkinan lokasi lain yang menjadi sasaran sindikat ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X