NTTHits.com, Kupang - Suara keras rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT) menggema di Kupang, Senin, 11 November 2024 , saat Aliansi Masyarakat NTT Melawan menggelar aksi demonstrasi menuntut pemberantasan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga kuat menjadi dalang kelangkaan Bahan Bakar Minyak di wilayah NTT.
Massa yang marah, mendesak Kapolda NTT untuk segera mengusut tuntas jaringan mafia BBM ini, serta mengungkap keterlibatan oknum aparat yang diduga melindungi praktik ilegal tersebut.
Inosentius Naitio, Koordinator Aksi, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman terhadap kelangkaan BBM yang sangat menyengsarakan masyarakat kecil, terutama petani dan nelayan yang bergantung pada BBM untuk bekerja.
“Ini sudah keterlaluan! BBM makin langka dan rakyat kecil menderita. Kami tidak akan diam melihat mafia BBM bermain-main dengan hak rakyat!” tegasnya.
Kasus kelangkaan BBM di NTT kian parah dan telah memicu keresahan publik di berbagai media. Aliansi Masyarakat NTT Melawan menuding adanya kongkalikong antara mafia BBM dan oknum aparat yang menyalahgunakan wewenang.
“Jika terbukti ada polisi yang terlibat, Kapolda NTT wajib bertindak tegas tanpa pandang bulu. Kita butuh tindakan nyata, bukan janji!” lanjut Inosentius.
Tak hanya itu, Inosentius mengungkap skandal lain terkait penerbitan barcode palsu oleh Dinas Perikanan dan Kelautan NTT. Ia menduga adanya konspirasi dalam penerbitan barcode tersebut, di mana kapal-kapal ilegal yang tidak berizin justru diberi legitimasi dengan barcode palsu, meskipun kapal tersebut telah ditangkap oleh pihak Polairud.
“Ini adalah pelanggaran hukum yang tidak bisa dibiarkan. Aparat dan pemerintah daerah harus bertanggung jawab penuh atas praktik busuk ini!” tegasnya
Massa mendesak Kapolda NTT dan instansi terkait untuk bertindak cepat menuntaskan kasus ini. Mereka meminta pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan NTT, agar segera membersihkan birokrasi dari permainan kotor yang hanya merugikan rakyat.
"Rakyat sudah cukup sabar, tetapi kesabaran itu ada batasnya. Mafia BBM dan pihak-pihak yang bermain kotor harus diadili!" tegasnya.