Kadis Kesehatan TTU Buka Suara Terkait Pengadaan Alkes RSP Ponu Yang Belum Digunakan Sejak Pengadaan Tahun 2022

photo author
- Rabu, 18 September 2024 | 19:34 WIB
Kadis Kesehatan Kabupaten TTU, Robertus Tjeunfin (Jude Lorenzo Taolin)
Kadis Kesehatan Kabupaten TTU, Robertus Tjeunfin (Jude Lorenzo Taolin)

NTTHits.com, Kefamenanu - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Robertus Tjeunfin, angkat bicara terkait pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Pratama (RSP) Ponu yang belum pernah digunakan sejak pengadaan tahun 2022. Untuk pengadaan Alkes RSP Ponu Tahun Anggaran 2022, Robert menjelaskan sebagian besar sudah tersedia di RSP Ponu sesuai spek dan dalam keadaan baik.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah pemberitaan sebelumnya bahwa pasca pengadaan alat - alat kesehatan pada tahun 2022 tidak digunakan hingga kini. Menurut Robert, alat - alat kesehatan tersebut sudah bisa digunakan oleh Direktur RSP Ponu bersama tenaga kesehatan di RSP Ponu untuk kepentingan pelayanan.

Masih terdapat beberapa peralatan yang belum dapat difungsikan dengan baik, katanya karena pada saat pengerjaan gedung induk settingan untuk peralatan tersebut tidak direncanakan dan belum dapat dikerjakan.

"Seperti pemasangan timbal untuk ruang radiologi dan rumah penampungan limbah medis, sehingga kedua alat tersebut belum dapat digunakan namun peralatan tersebut dalam keadaan baik," tulis Robert dalam rilis yang diterima NTTHits.com, Rabu, 18 September 2024.

Baca Juga: Sidak ke Sejumlah OPD, Pj Wali Kota Kupang Minta ASN Tingkatkan Kinerja dan Layanan

Sementara terkait pelaksanaan pemasangan timbal pada ruang radiologi, katanya, akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025, sedangkan untuk rumah limbah padat akan dikerjakan tahun ini. Ia juga menjelaskan, terkait penitipan sejumlah alat kesehatan di Puskesmas Ponu.

Hal itu dilakukan lantaran paket pengadaan Alkes bersamaan dengan pembangunan gedung RSP Ponu.

"Sebagian Alkes dititipkan di Puskesmas Ponu karena saat tiba gedungnya belum selesai dikerjakan sehingga diamankan sementara di puskesmas Ponu. Alat tersebut dalam keadaan baik, dan merupakan peralatan pengelolaan limbah padat (Cold Storage).

Fungsinya agar menjaga kesegaran kualitas dan daya tahan limbah padat agar tetap aman. Alat ini akan segera di pasang tahun ini setelah selesai pembangunan rumah limbah padat," tandasnya.

Sebelumnya berdasarkan data lapangan yang ditemukan NTTHits.com, Alkes RSP Ponu, memasuki tahun kedua masih tertumpuk di beberapa ruangan di rumah sakit pelat merah itu. Bahkan sebagian alat kesehatan tersebut sampai saat ini masih dititipkan di Puskesmas Ponu dan tak kunjung digunakan. Alat - alat kesehatan yang belum terpakai di antaranya, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), alat radiologi dan tempat tidur pasien.

Baca Juga: Disperindag Tegaskan Isu Konversi Minyak Tanah ke Elpiji di Kota Kupang Hoaks

Alkes tersebut bahkan belum dilakukan serah terima dan uji fungsi oleh Dinas Kesehatan setempat dan pihak ketiga, kepada pihak RSP Ponu. Padahal, fasilitas-fasilitas kesehatan tersebut menelan anggaran yang tergolong besar, yakni 10 miliar rupiah lebih.

Sayangnya, fasilitas tersebut hingga kini belum difungsikan. Fakta tersebut diperkuat menyusul adanya temuan BPK yang dibeberkan Direktur Lakmas Cendana Wangi NTT, Viktor Manbait.

Dalam hasil audit BPK RI berdasarkan laporan hasil pemeriksaan atas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terdapat ketentuan peraturan perundang undangan BPK RI Nomor 157.B/LHP/XIX.KUP/05/2023, tanggal 24 Mei 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X