Resign Demi Jadi ASN, Malah Ditunda! Kepala BKN Usul Instansi Bantu Hubungi Kantor Lama

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 12 Maret 2025 | 20:27 WIB
Usulan BKN agar instansi mendata CASN 2024 yang telah resign dan membantu menghubungi kantor lama. (Instagram/bkngoidofficial))
Usulan BKN agar instansi mendata CASN 2024 yang telah resign dan membantu menghubungi kantor lama. (Instagram/bkngoidofficial))

NTTHits.com, Jakarta – Polemik penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 terus menuai keresahan. Para calon CPNS dan PPPK yang sudah terlanjur resign dari pekerjaan lamanya kini menghadapi ketidakpastian.

Penundaan ini diputuskan dalam rapat antara Kementerian PANRB dan Komisi II DPR pada Rabu, 5 Maret 2025. Dalam keputusan tersebut, pengangkatan CPNS 2024 yang semula dijadwalkan pada April ditunda hingga Oktober 2025, sedangkan PPPK 2024 baru akan diangkat pada Maret 2026.

Baca Juga: Gubernur NTT Serukan ASN Bergerak Cepat Sukseskan Program Kerja dan Koperasi Merah Putih

Resign Terlanjur, Kini Menganggur

Penundaan ini menjadi pukulan berat bagi banyak peserta CASN 2024 yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya.

“Ada yang keluar dari pekerjaannya, resign karena berharap 1 April sudah bekerja. Ternyata ada penyesuaian waktu, ditunda sampai Oktober dan Maret, jadi sekarang menganggur,” ujar Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh, dalam Rapat Koordinasi Penyesuaian Penetapan NIP CPNS dan PPPK 2024 yang disiarkan di YouTube BKN, Senin, 10 Maret 2025.

Lebih miris lagi, Zudan menyebut ada peserta yang sudah terlanjur membeli tiket untuk pindah ke lokasi instansi barunya.

Baca Juga: Ribuan CASN dan PPPK Gelar Aksi di Jakarta, Tuntut Surat Edaran Penundaan Pengangkatan Dicabut

Solusi BKN: Instansi Diminta Data dan Hubungi Kantor Lama

Untuk mengurangi dampak buruk akibat penundaan ini, Zudan mengusulkan agar instansi pemerintah yang menerima CASN melakukan pendataan terhadap peserta yang telah resign.

“Instansi diminta mendata siapa saja yang sudah mengundurkan diri,” kata Zudan.

Tak hanya itu, Zudan menyarankan agar instansi tersebut berinisiatif menghubungi perusahaan lama peserta CASN. Tujuannya, agar mereka bisa diterima kembali untuk bekerja sementara hingga masa pengangkatan dimulai.

“Kalau kita berupaya, kemungkinannya ada dua: bisa berhasil atau tidak. Tapi setidaknya ada peluang mereka bisa kembali bekerja hingga 30 September 2025,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Zudan berharap para peserta CASN yang terlanjur resign tak harus menanggung beban finansial akibat masa tunggu yang lebih lama dari perkiraan.

Baca Juga: DPR Tolak Usulan Menpan-RB untuk Tunda Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024, Ini Keputusan Akhirnya!

Harapan Baru di Tengah Kegelisahan

Langkah yang diusulkan BKN ini diharapkan dapat memberikan solusi sementara bagi para CASN yang kini dirundung kebingungan. Meski tak ada jaminan semua perusahaan akan menerima mereka kembali, upaya ini setidaknya membuka peluang untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi dari penundaan pengangkatan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X