Cakap Gunakan Perangkat Digital dan Akses Internet, Kominfo - Dinas Pendidikan Edukasi Siswa SD di Kupang

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Kamis, 25 Juli 2024 | 18:46 WIB
Digital Literacy Goes to School di Kupang
Digital Literacy Goes to School di Kupang

"Para siswa kelas VI SD yang kami pilih dalam kegiatan edukasi hari ini, mereka sudah akan memasuki masa remaja, dan ini sangat penting guna memastikan mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam menggunakan teknologi digital dan internet secara aman,"kata Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho.

Baca Juga: 14 Anggota Polresta Kupang Kota Dimutasi, Usai Berhasil Bongkar Kasus Mafia BBM Yang Diduga Melibatkan Oknum Anggota Polda NTT 

Melakukan edukasi literasi melawan Hoaks dan konten positif kepada siswa/i SD melalui sosialisasi langsung di sekolah. Mempersiapkan siswa agar beretika dalam Penggunaan Teknologi Digital, sehingga mampu menggunakan teknologi digital secara efektif, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari dan dalam konteks pendidikan.

Melindungi Keamanan siswa dari risiko dan ancaman yang berkaitan dengan konten berbahaya atau tidak pantas secara online (seperti judi online, pornografi, perundungan, kekerasan, ujaran kebencian, penipuan, Anoreksia/Bulimia dan lainnya), serta mengajarkan mereka untuk menjaga privasi mereka dalam dunia digital.

Kegiatan sosialisasi sekaligus edukasi bagi para siswa SD tersebut dengan harapan menghasilkan adanya peningkatkan kapasitas para siswa/i SD khususnya siswa kelas VI agar semakin cerdas dalam menghadapi peredaran informasi palsu/hoax. Meningkatkan pemahaman peserta dalam penggunaan teknologi dan media sosial secara bertanggung jawab dan cerdas.

Baca Juga: Inovasi SiPERI Tangguh Inisiasi BPBD Menuju Kota Kupang Tangguh Bencana

Meningkatkan sikap kritis, kesadaran dan pemahaman siswa tentang berinteraksi di dunia digital, bahaya hoaks dan konten pornografi serta dampak negatifnya, baik secara individu maupun sosial. Membekali siswa strategi dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengidentifikasi, menanggapi, dan melaporkan hoaks serta konten tidak pantas secara online seperti judi online, pornografi, perundungan, kekerasan, ujaran kebencian, penipuan, dan lainnya yang mereka temui secara online. Membangun Lingkungan Belajar Aman, Sehat dan Positif di sekolah, di mana siswa dapat berkembang dan belajar tanpa terganggu oleh hoaks atau konten yang tidak pantas.

Baca Juga: Pekan Imunisasi Polio, Kota Kupang Target 95 Persen Anak di Imunisasi

Para siswa yang hadir merupak siswa siswa perwakilan dari beberapa sekolah yakni  SD Inpres Naimata, SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima I, SD Inpres Oesapa Kecil I, SD Khatolik St.Yoseph 3, SD GMIT Oesapa, SD Inpres Oesapa, SD Inpres RSS Oesapa, SD Negeri Bertingkat Naikoten dan SD Khatolik Asumpta

Adapun narasumber tamu dari Polda NTT oleh Plt Kanit I Unit I Subdit 5 Ditreskrimsus Polda NTT, Ipda Nina Sailana, membawakan materi . “Anak Aman dari Pornografi, Peran Kepolisian dalam Melindungi Generasi Emas dan Psikolog Anak, Dian Lestari Anakaka yang membawakan materi tentang “Anak Cerdas Digital, Cerdas Lawan Hoaks". (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X