Pasca ASDP Berlakukan Tiket Online, Layanan Check In Tiket Dikeluhkan Penumpang dan Calo Tiket Online Merajalela

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 24 Juli 2024 | 21:17 WIB
Kepala Ombudsman NTT bersama Manager Usaha ASDP Cabang Kupang, Ramlan S. Iyang
Kepala Ombudsman NTT bersama Manager Usaha ASDP Cabang Kupang, Ramlan S. Iyang


NTTHits.com, Kupang - Pasca pemberlakuan tiket Angkutan Sungai,Danau, dan Penyeberangan (ASDP) online sejak 5 Juli lalu, muncul berbagai keluhan para penumpang terkait loket check in dan petugas loket sangat terbatas sehingga antrian penumpang yang hendak check in tetap membludak dan calo pemesanan tiket online merajalela, menaikan harga tiket karena pengguna jasa tidak bisa menggunakan aplikasi pemesanan tiket online.

"Diharapkan ASDP menambah loket dan petugas untuk mengurai antrian dan adanya calo pemesanan tiket online,"kata Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, Rabu, 24 Juli 2024.

Baca Juga: Inovasi SiPERI Tangguh Inisiasi BPBD Menuju Kota Kupang Tangguh Bencana

Selain dua persoalan diatas, adapula beberapa permasalahan layanan ASDP lainnya yang perlu menjadi perhatian serius untuk diperbaiki yakni, Pungutan Liar (Pungli) di ruang VIP kapal bagi para penumpang yang membeli tiket ekonomi dan hendak masuk ke ruang VIP. Solusi permasalahan ini adalah agar tersedia loket khusus tiket VIP atau tersedia vitur khusus tiket VIP pada aplikasi pembelian tiket online sehingga tidak ada lagi pembayaran tiket VIP di atas kapal.

Sewa fasilitas kapal berupa kasur kapal, bahwa kasur adalah fasilitas kapal, karena itu tidak diperkenankan para ABK menyewa kasur kapal saat kapal berlayar. Demikian pula pihak ketiga agar tidak diperkenankan menjalankan bisnis sewa kasur di dalam kapal selama kapal berlayar.

Menanggapi keluhan para penumpang, Manager Bisnis ASDP Cabang Kupang, Ramlan S. Iyang menjelaskan dan membenarkan telah menerima informasi terkait para calo tiket online yang memanfaatkan ketidaktahuan pengguna jasa untuk memesan tiket online dengan mengenakan biaya tambahan diluar tiket.

Baca Juga: 14 Anggota Polresta Kupang Kota Dimutasi, Usai Berhasil Bongkar Kasus Mafia BBM Yang Diduga Melibatkan Oknum Anggota Polda NTT 

"Pihak ASDP membenarkan telah menerima informasi terkait para calo tiket online yang memanfaatkan ketidaktahuan pengguna jasa untuk memesan tiket online,"kata Ramlan.

Karena itu, menurut dia, kepada para calon penumpang disarankan untuk meminta bantuan petugas ASDP jika kesulitan memesan secara online. ASDP juga telah menyiapkan agen di pelabuhan yang membantu memperlancar pemesanan tiket online bagi yang membutuhkan.

Aplikasi pemesanan tiket online VIP memang belum tersedia sehingga para calon penumpang hanya bisa membeli tiket kelas ekonomi dan jika hendak membeli tiket VIP agar melaporkan ke petugas saat chek in di loket, calon penumpang VIP akan dikenakan biaya selisih harga dari ekonomi ke VIP dengan cara transfer via rekening ASDP.

Baca Juga: Pekan Imunisasi Polio, Kota Kupang Target 95 Persen Anak di Imunisasi

"Para petugas tidak diperkenankan menerima uang cash di loket,"tambah Ramlan

ASDP telah mengambil keputusan bahwa tidak ada lagi sewa kasur di atas kapal dan ASDP telah mengeluarkan edaran kepada seluruh nakhoda dan ABK kapal. Jika masih ada sewa kasur agar dilaporkan ke ASDP.

 

ASDP juga akan mengupayakan service box untuk pelayanan check in mandiri agar pelayanan lebih mudah dan cepat. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X