Selain itu, donasi sebesar $250.000 dari Archewell Foundation—yayasan yang didirikan Harry dan Meghan—kepada organisasi nirlaba milik Ashley Biden pada 2023 juga menambah kontroversi. Dana tersebut diklaim untuk membantu perempuan korban trauma, tetapi sejumlah pihak mencurigai adanya agenda tersembunyi di balik donasi tersebut.
Baca Juga: Banjir Grobogan, Rel Gubug-Karangjati Kembali Amblas, Jalur KA Jakarta-Surabaya Lumpuh
Nile Gardiner: “Ini Harus Jadi Perhatian Kongres”
Nile Gardiner dari Margaret Thatcher Center menuding ada upaya besar untuk menutupi catatan visa Harry. Ia mendesak kongres untuk memeriksa lebih jauh aliran dana Archewell Foundation.
“Pemerintahan Biden terlihat sangat berusaha mencegah dirilisnya catatan Harry. Menurut saya, ini harus dicermati sepenuhnya, termasuk ke mana dana yayasan mereka disalurkan,” tegas Gardiner.
Baca Juga: SoCal Edison Digugat Warga Altadena, Diduga Pemicu Kebakaran Mematikan di Los Angeles
Pertanyaan Besar tentang Keistimewaan
Apakah Pangeran Harry mendapat perlakuan khusus dalam pengajuan visanya? Ataukah koneksi politik dan status selebritinya yang memberikan keuntungan? Kasus ini kini menjadi ujian besar bagi integritas hukum imigrasi Amerika Serikat.
Publik menunggu, apakah rahasia yang disembunyikan di balik dokumen visa Harry akan terungkap, atau tetap menjadi misteri di bawah perlindungan politik?***