Habis Kebakaran, Terbit Penjarahan, Tragedi di Los Angeles yang Bikin 2.500 Tentara Turun ke Lokasi!

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 15 Januari 2025 | 16:36 WIB
Potret pasukan militer di California yang membantu proses evakuasi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). (Dok. Government California)
Potret pasukan militer di California yang membantu proses evakuasi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). (Dok. Government California)

NTTHits.com, Los AngelesKebakaran dahsyat yang melanda Los Angeles (LA) pada Selasa, 7 Januari 2025, telah menghanguskan lebih dari 35.000 hektare lahan dan menghancurkan 12.000 bangunan. Ribuan warga terpaksa mengungsi, dan situasi semakin mencekam dengan munculnya aksi penjarahan di kawasan elite.

Tak hanya api yang menjadi ancaman, peristiwa ini juga memaksa pemerintah menurunkan 2.500 personel militer, 1.700 unit pemadam kebakaran, serta puluhan helikopter dan buldoser untuk menanggulangi bencana. Namun, di balik tragedi ini, muncul sisi gelap yang memanfaatkan situasi, mulai dari pencurian hingga modus kejahatan yang mengejutkan.

Baca Juga: Journalism 360 Promedia Hadir di Medan: Ajang Wajib Bagi Mahasiswa, Jurnalis, dan Pengusaha Media!

Penjarah Beraksi: Menyamar sebagai Pemadam Kebakaran

Ketika api melahap wilayah Pacific Palisades dan Mandeville Canyon, maling-maling licik mengambil kesempatan dengan menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran. Modus ini memungkinkan mereka masuk ke area yang telah dievakuasi dan menjarah properti mewah yang ditinggalkan pemiliknya.

Dilaporkan oleh Mirror US pada 13 Januari 2025, para pencuri berhasil membawa kabur barang-barang mewah, termasuk piala Emmy Awards dan barang berharga senilai hampir Rp4 miliar.

Jaksa Wilayah LA, Nathan Hochman, mengecam keras aksi ini.
"Di tengah duka yang melanda warga LA, tindakan ini adalah serangan yang melukai hati masyarakat," tegas Hochman.

Baca Juga: Koin Jagat Viral, Janji Hadiah Jutaan Rupiah tapi Picu Kerusakan Fasilitas Umum

9 Tersangka Ditangkap, 3 Buron

Polisi setempat telah menangkap 9 orang terkait aksi penjarahan, dengan 3 orang lainnya masih buron setelah mencuri perhiasan dan uang tunai dari rumah-rumah mewah di Mandeville Canyon.

Beberapa tersangka diketahui memiliki catatan kriminal panjang, dan jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman berat.
"Kami tidak akan membiarkan mereka lolos. Tindakan ini merugikan orang-orang yang sudah kehilangan segalanya," tambah Hochman.

Rumah Ajaib Bertahan di Tengah Kobaran Api

Di tengah kehancuran, sebuah rumah di Malibu, milik David Steiner, seorang profesor dari Universitas Johns Hopkins, menjadi sorotan. Rumah ini ajaibnya tetap utuh meski sekitarnya habis dilalap api.

Steiner, yang awalnya membangun rumahnya dengan fokus tahan gempa, tidak menyangka desain arsitektur tersebut juga membuatnya tahan dari kebakaran besar.
"Aku tidak pernah membayangkan kebakaran sebesar ini akan terjadi di wilayah pantai. Ini seperti keajaiban," ujar Steiner kepada The New York Post.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X