NTTHits.com, Kupang - Komunitas motor Kupang, Max Owners, jadi orang tua asuh bagi dua orang anak Bawah Lima Tahun (Balita) yang mengalami stunting, di kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) wilayah layanan Pusat kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Alak, kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kegiatan tersebut turut didampingi langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Alak, dr Panondang Panjaitan dan salah satu kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) NBS, Mariana Eka.
Baca Juga: Stunting NTT Masih Berada di Angka 17,7 Persen
Kedua orang tua anak yang di asuh, Jamiel Aeltadi dan Milan Sabneno, menyampaikan rasa terimakasih atas kesediaan dan kepedulian Komunitas Motor Kupang Max Owners, menjadi orangtua asuh bagi anak mereka.
"Kami sangat berterima kasih dan berharap kegiatan ini tidak putus sampai disini, bisa berkelanjutan hingga anak kami bisa keluar dari kategori stunting,"kata salah satu orangtua anak stunting.
Baca Juga: Ribuan Anak di Kota Kupang Masih Alami Stunting dan Gizi Buruk
Ketua Panitia, dr Ronal Louk mengatakan, terhitung hari ini, 7 Maret 2023, sudah dimulai pendampingan untuk kedua anak stunting selama 90 hari ke depan, dengan memberikan makanan tambahan berupa telur ayam dan makanan yang mengandung protein hewani.
"Mulai hari ini sampai 90 hari kedepan, harapannya akan ada perubahan yang signifikan terhadap kedua anak ini,"kata dr.Ronal.
Baca Juga: Calon Pengantin di Kupang Wajib Konsumsi Tablet, DPPKB : Edaran Itu Sifatnya Imbauan Tekan Stunting
Menurut dia, komunitas motor Max Owner Kupang, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan lagi, untuk anak anak yang perlu didampingi dan yang membutuhkan makanan tambahan untuk bisa tereliminasi dari kasus stunting. Kegiatan positif ini sekaligus menggugah komunitas komunitas lainnya agar ikut mengambil bagian berkontribusi bagi pemerintah kota Kupang dalam memerangi stunting dan persoalan gizi buruk.
"Kegiatan ini merupakan stimulan untuk juga mengajak teman2 komunitas lain, mari bersama pemerintah kota kupang untuk menangani stunting yang juga merupakan isu nasional,"tambah dr.Ronal.
Baca Juga: Bulan Timbang, Jumlah Balita Stunting di Kota Kupang Melonjak Naik
Kepala Puskesmas Alak, dr Panondang Panjaitan, menyampaikna rasa terima kasih, wujud perhatian dari Komunitas Motor Kupang Max Owners, atas kepedulian terhadap anak anak stunting dalam wilayah Kecamatan Alak, terkhusus kelurahan NBS,
"Terima kasih untuk Max Owner atas kepeduliannya, harapan kami, setelah ini akan ada lagi komunitas komunitas lain yang mau bersinergi dengan kami, untuk bersama sama memerangi stunting,"kata dr.Panondang. (*)