Puluhan Rumah di Belu Terdampak Longsor Amblasnya Jalan Sabuk Merah

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 1 Maret 2023 | 08:10 WIB
Jakan sabuk merah di Belu, NTT
Jakan sabuk merah di Belu, NTT

NTTHits.com, Atambua - Curah ekstrim disertai hujan tinggi dalam sepekan terakhir menyebabkan 28 unit rumah warga di Dusun Haulata, Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, NTT mengalami rusak berat akibat longsor, Minggu, 26 Februari 2023.

Tidak saja itu, bencana alam juga mengakibatkan jalan sabuk merah amblas dan putus total, merusak beberapa fasilitas pemerintah seperti gedung SDI Foholulik dan gedung PAUD di pelosok Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

Camat Lamaknen Selatan, Marius D.M Bele membenarkan terjadi bencana longsor di Dusun Haulata, Desa Luhtarato pada Minggu 26 Februari 2023 yang mengakibatkan 28 rumah warga terkena longsor.

Baca Juga: Dishub Kupang Akui Terminal Belo Tidak Berfungsi dan Terbengkalai

"Disamping itu SDI Foholulik dan satu unit gedung PAUD rusak berat. Untuk sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan," terang dia kepada media, Senin, 28 Februari 2023 malam.

Marius merincikan, jumlah penduduk di Dusun Haulata sebanyak 34 kepala keluarga dengan jumlah jiwa laki-laki 81 orang dan perempuan 59 orang. "Untuk sementara warga yang terdampak longsor sudah dievakuasi ke dusun tentangga Foholulik dan tinggal di rumah-rumah warga setempat," kata dia

Terkait bencana tersebut, dia menyampaikan bantuan emergersi kepada para korban telah disalurkan ke lokasi bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Belu.

Baca Juga: Sekda Belum Tandatangan SK, Gaji Ribuan PTT di Kupang Tak Bisa Dibayarkan

"Sementara waktu pengiriman logistik masih estafet dar Smsisi Fatuberal ke Dusun Haulata gunakan kendaraan roda dan empat, dikarenakan ada akses jalan yang putus ke lokasi bencana," sebut Marius.

Ditambahkan, akses jalan yang putus ke lokasi longsor merupakan jalur sabuk merah perbatasan yang menjadi kendala saat ini. Oleh karena itu pihaknya sangat membutuhkan bantuan dari Dinas PUPR Belu untuk mendatangkan alat berat ke lokasi jalan putus untuk diperbaiki.

Terpisah Kepala BPBD Belu, Eng Laka menyampaikan, Pemerintah Daerah telah menyalurkan bantuan kepada warga korban dampak bencana di Dusun Haulata yang rumahnya rusak akibat longsor.

Baca Juga: Diduga Ada Mafia Tanah Eksekusi Lahan Depan Rujab Gubernur NTT

Adapun, bantuan yang disalurkan berupa beras, peralatan masak, ada ember, tikar, selimut, makanan kaleng, tikar serta jenis bantuan lainnya yang dibutuhkan warga dampak bencana termasuk warga di Berluli, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak dampak bencana banjir.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X