hukrim

Kejari TTU Akan Minta PPATK Telusuri Aliran Dana Alfred Baun

Jumat, 17 Februari 2023 | 19:52 WIB
Robert Lambila

NTTHits.com, Kupang - Kepala Kejaksaan negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU), Robert Lambila mengatakan pihaknya akan meminta PPATK untuk membuka aliran dana dari dan ke ketua Araksi NTT, Alfred Baun terkait adanya dugaan pemerasan dan laporan palsu.

"Saya akan minta PPATK buka rekeningnya. Saya mau lihat ada berapa banyak uang," kata Robert, Kamis, 16 Februari 2023.

Ketua Araksi NTT, Alfred Baun diamankan Kejari TTU, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan laporan palsu.

Baca Juga: Inspektorat Siap Berhentikan PTT Terindikasi Politik Praktis di Kupang

Penelusuran aliran dana ini, menurut dia, terkait dengan dugaan adanya pencucian uang. "Kalau bukti cukup, saya akan naikan," tegasnya.

Dia juga mengaku ada kemungkinan bertambah tersangka baru dalam kasus tersebut. Bahkan dia sedang mengumpulkan bukti untuk tersangkakan LSM-nya atau koorporasi.

"Masih ada potensi tersangka baru. Saya juga masih cari bukti yang cukup untuk tersangkakan LSM-nya sebagai koorporasi. Masih banyak yang saya pikirkan," katanya.

Baca Juga: 904 PTT Kota Kupang yang Diberhentikan Bakal Jadi Tenaga Outsourcing

Dalam kasus ini, jelasnya, Alfred Baun mendapat data dan informasi dari saalah seorang pengusaha. Data itu yang digunakan Araksi untuk melaporkan ke Kejari TTU.

Namun, setelah dilakukan penelusuran ternyata jaksa tidak menemukan kebenaran dari laporan yang disebutkan pekerjaan jalan yang dikerjakan oleh saudaranya Bupati dan Kadis PU.

"Data yang ditampilkan adalah jalan-jalan desa, tidak sesuai dengan laporan yang masuk. Apalagi proyek yang dimaksud tidak ada," jelasnya.

Baca Juga: Galang Dana Peresmian Gereja, Sekretaris IPJI Bantah Tandatangan Proposal

Jadi sebenarnya, lanjut dia, laporan yang masuk serta pemberitaan media sering digunakan Ketua Araksi untuk memeras kepala dinas, PPK dan lainnya, termasuk meminta proyek untuk pengusaha tertentu.

"Ini modus yang digunakan Araksi dan Alfred Baun untuk menekan korban-korbannya untuk mendapatkan sesuatu," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini